oleh

Polresta Banda Aceh Gagalkan Penyelundupan Sabu 450 Gram

PENANEGERI, Banda Aceh – Sat Res Narkoba Polresta Banda Aceh berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu sekitar 450 gram, yang akan dibawa dari Aceh menuju Jakarta, Sabtu (26/10) sekira pukul 17.45 WIB.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto didampingi Kasat Narkoba, AKP Boby Putra Ramadan Sebayang, SIK, Senin (28/10) saat menggelar konfresi pers mengatakan, selain mengamankan barang bukti, petugas juga berhasil meringkus empat orang tersangka yakni MZ (31) dan MR (43) keduanya warga Gampong Calok, Kecamatan, Sp Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Kemudian, DD (40) warga Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dan MS (31) warga Gampong Punge Jurong, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Lanjut Kapolres, pengungkapan itu berawal dari kecurigaan petugas Avseq yang melakukan pemeriksaan badan dipintu masuk Bandara. Saat itu, tersangka MR diberhentikan di depan pintu pemeriksaan Bandara. Karena merasa curiga dengan gerak-geriknya, maka petugas melakukan penggeledahan badan tersangka dan di temukan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak dua bungkus yang disembunyikan di dalam sepatu tersangka MR yang dipakainya.

Baca Juga  Kampanye di Lhokseumawe, Ini yang Disampaikan Jokowi

Kepada petugas, sambung Kapolres, tersangka menjelaskan bahwa ada rekannya yang juga membawa narkotika jenis sabu dan saat itu sudah berada di dalam pesawat. Mendapat infromasi tersebut, petugas Avseq didampingi petugas Opsnal Reskrim Polsek Kuta Baro bergegas menuju pesawat yang akan berangkat tersebut dan melakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka yang berinisial MZ, DD, dan MS.

Setelah ditangkap dan dilakukan penggeledahan badan terhadap ketiga tersangka di ruang pemeriksaan Bandara, tambah Kapolres, petugas berhasil mengamankan satu bungkus sabu dari tersangka MZ dan dua bungkus sabu dari tersangka DD.

Sedangkan dari tersangka MS, petugas tidak menemukan barang bukti sabu, namun pengakuan tersangka bahwa sabu yang dibawanya telah diselipkan dibangku belakang tempat duduk penumpang yang berada di depan tersangka.

“Tiga bungkus sabu yang diselipkan dibangku penumpang lainnya telah terbawa ke Jakarta. Namun saat ini sudah diamankan oleh petugas Kepolisian Bandara Soekarna-Hatta,” Jelas Kapolres.

Para tersangka mengakui bahwa barang bukti tersebut akan dibawa ke Jakarta dan akan diterima oleh seorang laki-laki yang belum dikenalnya. Tapi, jika sabu itu sudah sampai di Bandara Soekarno Hatta, maka orang yang memesan itu akan menelpon tersangka MZ, dengan upah Rp 10 juta, per onsnya.

Baca Juga  Tanpa Label BPOM, Polres Langsa Sita Ratusan Kosmetik asal Luar Negeri

Kemudian, sambung Kapolres, setelah dilakukan penangkapan, keempat tersangka beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Kuta Baro dan selanjutnya diserah terimakan kepada Sat Res Narkoba Polresta Banda Aceh guna penyidikan lebih lanjut.

Hasil pengembangan, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah tersangka MS dan menemukan barang bukti sabu beserta timbangan digital warna putih.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” tutup Kapolres.

Komentar

Berita Terbaru