oleh

Polsek Sungai Raya Gelar Rekontruksi Pembunuhan Seorang PNS Aceh Timur

PENANEGERI, Langsa – Polsek Sungai Raya, Polres Langsa menggelar rekontruksi pembunuhan seorang PNS Aceh Timur, KH (54) warga Bayeun, Kecamatan Rantau Seulamat, Aceh Timur, yang dilakukan oleh NH (31) Dusun Teumarom, Gampong Lhok Meuru, Kecamatan Darul Ihsan, Aceh Timur, Kamis (24/1).

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK, M.Sc melalui Kapolsek Sungai Raya Ipda Arga A Siregar, STK, kepada Penanegeri.com, Jumat (25/1) menuturkan, pembunuhan itu terjadi pada Selasa (5/12) lalu sekitar sekira pukul 13.00 WIB di Gampong Gelumpang Payuong, Kecamatan Sungai Raya.

Dijelaskan, saat rekontruksi yang berlangsung di Mapolsek Sungai Raya itu, diketahui bahwa pembunuhan tersebut berawal saat pelaku NH yang merupakan istri MS (38) warga Gampong Bayeun, Kecamatan Rantau Seulamat, melihat suaminya (MS) mengendarai sepeda motor Honda Vario Nopol BL 3185 DU membonceng istri siri, KH (korban), dari Peurelak Timur menuju ke arah Sungai Raya.

Melihat itu, NH pun cemburu dan langsung mengikuti dari belakang dengan mengendarai sepmor Yamaha Jupiter Z, dengan kecepatan lebih kurang 60 km/jam. Lalu, setibanya di lokasi kejadian pelaku menarik baju KH dari belakakang sehingga korban jatuh terpental di Jalan Medan Banda Aceh tepatnya di Gampong Gelumpang Payung, Kecamatan Sungai Raya.

Baca Juga  Polres Langsa Musnahkan 70 ribu Petasan

Pada saat terjatuh, kata Kapolsek, korban dipukuli oleh pelaku dengan menggunakan sepasang sandal yang ia kenakan, dari situ korban tidak berdaya dan terbaring sehingga korban dilarikan ke Puskesmas Sungai Raya.

“Dari Puskesmas korban langsung di rujuk ke Rumah Sakit Peureulak, setibanya di rumah sakit korban tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia,” ungkap Kapolsek.

Lanjutnya, dalam rekontruksi tersebut pelaku menceritakan dan memperagakan beberapa adegan pada saat dirinya menghabisi korban.

Rekontruksi itu disaksikan oleh Kanit Identifikasi Polres Langsa, Bripka Wira Kusuma Atmaja, Jaksa Penuntut Umum Cherry Arida, SH dan Penasehat Hukum tersangka Islahuddin, SH serta masyarakat  setempat.

Komentar

Berita Terbaru