oleh

Pordasi Langsa Gelar Even Langsa Berkuda

-Aceh-54 views

PENANEGERI, Langsa – Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Langsa akan menggelar Even Langsa Berkuda 2019, Jum’at (29/11).

Ketua Panitia Iptu Arief S Wibowo SIK, menuturkan, even berkuda yang diikuti sebanyak 30 rider Malaysia, Aceh, Sumatera, dan Jawa, dilaksanakan selama dua hari Sabtu РMinggu (30-31) di Kota Langsa.

“Peserta berasal dari Malaysia, Jogja, Lampung, Pekanbaru, Palembang, Padang, Medan, Takengon, Benar Meriah, Langsa dan Kuala Simpang,” ucapnya.

Dijelaskannya, event Langsa Berkuda ini dua kelas yakni Fun Endurance Ride (marathon berkuda) dan Panahan Berkuda (Horseback Archery).

Untuk hari pertama Sabtu (30/11), dibuka dengan Fun Endurance Ride start pukul 08.00 WIB di Hutan Kota dan semua peserta diarahkan menuju ke Pendopo Wali Kota melintasi Jalan Ahamd Yani.

Dimana, di Pendopo para peserta akan disambut Walikota Langsa, Usman Abdullah, Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK MSc (Pelindung Pordasi Langsa), dan lainnya.

Selanjutnya peserta akan bergeser ke Lapangan Kompi Ban (lapangan belakang), untuk dilakukan cek kesehatan kuda, sekaligus dibagikan hadiah doorprize peralatan berkuda kepada peserta.

Baca Juga  KIP Aceh Utara Terima Surat Suara Pemilu 2019

“Setelah cek kesehatan kuda selesai, peserta akan kembali lagi ke RTH Hutan Kota untuk mengistrirahatkan kudanya,” ujarnya.

Kemudian pada Minggu (31/11), acara puncak Lomba Panahan Berkuda (Horseback Archery) yang dipusatkan di arena berkuda di RTH Hutan Kota. Untuk lomba panahan berkuda ini ada dua kelas, yakni kelas internal (khusus peserta lokal) dengan hadiah uang pembinaan total total 5 juta plus piagam.

Sementara, untuk kelas open Panahan Berkuda juga disediakan hadiah uang pembinaan total Rp 5 juta piagam, tropi, dan medali.

“Lomba panahan berkuda ini mempertandingkan ketepatan dalam memanah target dan kecepatan kuda,” jelas Iptu Arief.

Ketua Pordasi Kota Langsa, Apriansyah Vrya ST, menyampaikan, event Panahan Berkuda (Langsa Berkuda) dalam rangka memeriahkan HUT ke-18 Kota Langsa ini baru pertama diadakan di Aceh dan Sumbagut ini.

Bahkan event Panahan Berkuda ini di Indonesia baru 4 kali digelar di 4 kota, yakni di Pekanbaru (Provinsi Riau), Temboro (Jatim), Malang (Jateng), dan Padang.

Menurut Apriansyah, di Event Panahan Berkuda ini sengaja dihadirkan jenis kuda-kuda yang berbeda, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Langsa dan sekitarnya, bahwa kuda di Indonesia ada banyak jenis kuda, seperti kuda keturunan arab, Australia, Jerman, dan kuda asli Padang, kuda asli Gayo yang sekarang lagi dibudidayakan.

Baca Juga  Sebelum Meninggal, Tukang Gali Sumur di Bireuen Sempat Mengeluh Pusing

Sementara itu AKBP Andy Hermawan SIK MSc, selaku Pelindung Pordasi Langsa, menyampaikan, event Langsa Berkuda ini sekaligus untuk mendukung destinasi wisata di wilayah Kota Langsa.

“Intinya ada nilai jual olahraga dan pariwisata dalam event Langsa Berkuda ini, memberikan edukasi dan sekakigus memperkenalkan olahraga berkuda dan jenis kuda kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolres Langsa berharap suatu saat nanti, event Panahan Berkuda ini diadakan secara nasional dan jika memungkinan Kota Langsa menjadi tuan rumah.

“Selain situasi Kamtibmas dan dukungan masyarakat daerah ini cukup baik, ditambah lagi geografis daerah ini juga mendukung untuk dikembangkan peternakan kuda,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru