oleh

Presiden Ir H Jokowi Perintahkan Pengawasan Proyek Infrastruktur Diperketat

PENANEGERI, Jakarta – Presiden RI  Ir H Joko Widodo memerintahkan agar pengawasan infrastruktur diperketat. “Ya tadi pagi saya sudah sampaikan ke Kementerian PU, pengawasannya agar diperketat,” kata Presiden Ir H Jokowi kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/2).

Menurut Ir H Jokowi, pengawasan harus diperketat terutama konstruksi yang berada di atas ketinggian seperti fly over, LRT, dan jalan tol layang.

Dengan pengawasan yang ketat itu, maka setiap potensi kelalaian dan kesalahan dapat diantisipasi.

“Memang pekerjaan itu pekerjaan detil. Tidak mungkin itu bisa diawasi sambil lalu. Itu sudah saya sampaikan tadi pagi,” ujar Ir H Jokowi.

Pengawasan ketat itu, lanjut Presiden Jokowi, perlu dilakukan karena proyek pada Kementerian PUPR banyak sekali. Dengan pengawasan ketat ini, diharapkan kelalaian dan kecelakaan kerja tidak akan terjadi lagi.

“Ada yang flyover, ada yang LRT, ada yang jalan tol layang, sehingga memerlukan pengawasan yang rutin, yang ketat, dan kita harapkan dengan pengawasan seperti itu, baik kelalaian, baik kesalahan-kesalahan mendirikan komponen-komponen yang mendukung, konstruksi itu betul-betul terawasi satu per satu. Memang pekerjaan itu pekerjaan detail. Tidak mungkin itu diawasi sambil lalu. Itu sudah saya sampaikan tadi pagi,” jelasnya.

Presiden mengatakan keputusan untuk evaluasi total ada di tangan Kementerian PUPR. Menurutnya, banyak sekali pekerjaan pembangunan infrastruktur yang dilakukan saat ini.

Ada yang ditargetkan selesai pada 2020, 2023 atau dalam waktu dekat yaitu menjelang Asian Games 2018. Apapun itu, lanjutnya, pekerjaan yang dikerjakan secara normal atau cepat membutuhkan pengawasan dan manajemen kontrol yang sangat ketat serta detil.

Seperti diketahui, terjadi lagi sebuah kecelakaan kerja pada pada hari Selasa (20/2) sekitar pukul 03.00 WIB, yakni kecelakaan ambruknya cetakan konstruksi beton (bekisting) pada tiang pancang proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Kebon Nanas, Jakarta Timur yang mengakibatkan tujuh orang terluka pada Selasa (20/2) pagi.

Ketujuh korban kecelakaan itu kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit UKI Cawang dan RS Polri Kramat Jati guna mendapatkan perawatan intensif.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *