oleh

Presiden Jokowi : Sertifikat Tanah ini Jangan Dijadikan Agunan di Bank 

PENANEGERI, Bireuen – Rangkaian kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Bireuen, Presiden RI Joko Widodo ikut menyerahkan 2.576 sertifikat tanah bagi warga masyarakat Aceh, di Lapangan Galacticos Cot Gapu, Kota Juang, Bireuen, Sabtu (22/2).

Dari jumlah itu, sertifikat tanah dibagi untuk warga Kabupaten Bireuen sebanyak 1.256 lembar, 600 sertifkat untuk warga Aceh Utara dan 600 sertifikat untuk warga Lhokseumawe serta 120 bagi masyarakat Bener Meriah.

Pada kesempatan itu, Jokowi meminta kepada seluruh masyarakat Aceh khususnya, agar sertifikat tanah jangan dijadikan agunan di bank, lalu membeli kendaraan pribadi.

“Sertifikat tanah ini bisa dijadikan agunan di bank, tapi uangnya harus digunakan untuk membuka usaha mandiri sehingga menguntungkan segi ekonomi keluarga,” pinta Jokowi.

Dalam kegiatan itu, Jokowi ikut menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis bagi 10 warga didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil.

Dikesempatan yanga sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Sofyan Djalil menyatakan, seharusnya tanah di Aceh harus disertifikat sebanyak 3,2 juta.

“Sementara yang memegang sertifikat tanah di Aceh baru sekitar 1,2 juta, dan 2 juta bidang tanah lagi yang harus disertifikatkan,” ujarnya.

Kondisi itu tidak hanya terjadi di Aceh, tapi hampir seluruh Indonesia. Seharusnya yang telah memegang sertifikat 126 juta, tapi diakhir tahun 2016 baru disertifikatkan sebanyak 46 juta bidang.

“Kita berharap kedepan warga masyarakat dapat memiliki sertifikat tanah secara menyeluruh,” harap Sofyan Djalil.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *