oleh

Pria Ini Terekam CCTV Saat Curi Uang Jemaah di Masjid Lhoksukon

PENANEGERI, Aceh Utara – Mus (31) warga asal Kecamatan Peurlak Timur, Aceh Timur ditangkap karena terekam CCTV saat mencuri uang milik salah seorang jemaah di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Aceh Utara sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (11/1).

Tersangka ditangkap pada pukul 17.30 WIB di kawasan Lhoknibong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur setelah Polisi memutar ulang kamera CCTV tempat pelaku mencuri.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi mengatakan, peristiwa itu terungkap saat korban Marzuki Bin Isa (33) Warga asal Desa Alue Itam Reudep LT, Kecamatan Lhoksukon melaporkan ke pihak otoritas masjid, lalu diteruskan ke Polisi.

“Korban keluar dari rumah hendak ke tempat perkumpulan agen di Lhoksukon. Korban ke ATM BRI tarik uang Rp 5 juta untuk pembelian honda. Lalu korban ke masjid untuk shalat berjamaah,” terang Kapolsek Teguh.

Saat hendak shalat berjamaah, sambung Teguh, korban menggantikan celananya dengan kain sarung dan celananya diletakkan di samping. Sementara uang dan beberapa barang berharga miliknya juga disimpan dalam saku celana itu.

Baca Juga  Gerebek DPO Sabu, Polres Aceh Utara Temukan Senpi
Terekam CCTV
(Penanegeri/Istimewa) : Barang bukti hasil curiannya yang telah diamankan Polsek Lhoksukon, Jumat (11/1).

“Lalu pelaku mengambil uang dan barang-barang milik korban di celana tersebut. Korban yang berdiri pada saf paling akhir tiba-tiba terkejut usai shalat melihat celananya sudah bergeser dan barangnya sudah hilang. Lalu melaporkan ke pihak masjid,” tambah Kapolsek.

Petugas Polsek dan unit Intelkam Polres Aceh Utara langsung ke TKP setelah mendapat informasi itu. Petugas juga memeriksa saksi di antaranya Amiruddin (65) dan Ridwan (35) warga kecamatan setempat.

“Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 19 juta. Barang bukti yang kita amankan dari pelaku berupa 1 unit Ponsel Android, 1 buah dompet berisi KTP dan beberapa kartu penting lainnya termasuk uang tunai Rp 17,4 juta,” jelas AKP Teguh.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Lhoksukon untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kepada masyarakat agar ke depan lebih berhati-hati saat meletakkan barang berharga di manapun berada,” imbau AKP Teguh.

Komentar

Berita Terbaru