oleh

Proses Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat Twin Otter DHC6-400, No. Reg : PK-CDC milik PT. Carpediem Aviasi Mandiri

PENANEGERI, Mimika – Pada hari Rabu tanggal 25 September 2019 pukul 05.59 hingga pukul 11.09 WIT bertempat di Bandara Baru Mozes Kilangin, Timika, Mimika, Papua telah dilaksanakan proses evakuasi korban jatuhnya pesawat Twin Otter DHC6-400/PK-CDC milik PT. Carpediem Aviasi Mandiri  yang Lost contact (hilang kontak) pada Rabu tanggal 18 September 2019 lalu di titik koordinat 04°07’27.11″ S 137°29’18.36″ E dgn elevasi 13.453 Ft (44 Nm Radial 058° TMK).

Proses evakuasi ini dibantu oleh beberapa pihak, diantaranya ; pihak Lanud Yohanis Kapiyau, dibantu pula oleh personel Brimob Satgas Nemangkawi 2019, kemudian Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, UPBU Bandara Mozes Kilangin Timika, PT. Intan Angkasa Air Service, dan dari pihak Maskapai PT. Carpediem Aviasi Mandiri.

Adapun dua pesawat yang digunakan untuk membantu proses evakuasi adalah pesawat CN-235/A-2318 dan pesawat  Twin Otter DHC6-400/PK-CDA milik PT. Carpediem Aviasi Mandiri.

Juga beberapa helikopter turut dikerahkan guna membantu proses evakuasi, yakni Heli Bell 412/P-3002 dan P-3003 milik Polri dan Heli SA-315 B/PK-IWV dari PT. Intan Angkasa Air Service.

Adapun kronologis operasi pencarian (SAR) pesawat Twin Otter DHC6-400/PK-CDC  milik PT. Carpediem Aviasi Mandiri yang Lost contact pada tanggal 18 September 2019, yakni proses awal SAR dan evakuasi pada hari Rabu (25/9) pukul 05.59 WIT Heli SA-315 B/PK-IWV, dengan Pilot Capt Brent Harvey (PT. Intan Angkasa Air Service) take off dari Ilaga untuk melaksanakan dropping para personel SAR Timika di LKP/sasaran (Last Known Position).

Kemudian pada pukul 08.06 WIT Heli SA-315 B/PK-IWV milik PT. Intan Angkasa Air Service landing di Bandara Ilaga dengan membawa 3 (tiga) Jenazah.

Kemudian pada pukul 08.09 WIT Heli SA-315 B/PK-IWV, Pilot : Capt Brent Harvey (PT. Intan Angkasa Air Service) take off menuju LKP/sasaran (Last Known Position). Pukul 08.30 WIT Heli SA-315 B/PK-IWV (PT. Intan Angkasa Air Service) landing di Bandara Ilaga membawa object pesawat.

Berikutnya, pada Pukul 08.32 WIT Heli SA-315 B/PK-IWV, Pilot : Capt Brent Harvey (PT. Intan Angkasa Air Service) take off menuju LKP/Sasaran rencana menjemput Tim SAR namun cuaca buruk. Pukul 09.08 WIT Heli SA-315 B/PK-IWV (PT. Intan Angkasa Air Service) landing kembali ke Ilaga.

Pada Pukul 08.59 WIT Heli Bell 412/P-3002, dengan Pilot  Kompol Asran Koto dan P-3003, dan Pilot Kompol M. Nur take off menuju Kampung Mamontoga untuk melaksanakan penjemputan 12 personel Satgas Nemangkawi 2019/Brimob.

Pada Pukul 09.56 WIT Heli SA-315 B/PK-IWV, Pilot : Capt Brent Harvey (PT. Intan Angkasa Air Service) take off menuju LKP/Sasaran menjemput 4 (empat) personel Tim SAR dan membawa 1 (satu) jenazah.

Pada pukul 10.16 WIT Heli SA-315 B/PK-IWV (PT. Intan Angkasa Air Service) landing kembali ke Ilaga.

Pada Pukul 10.00 WIT Heli Bell 412/P-3002, Pilot : Kompol Asran Koto dan P-3003, Pilot : Kompol M. Nur landing di Bandara Baru Mozes Kilangin Timika dengan membawa 12 personel Satgas Nemangkawi 2019/Brimob.

Kemudian pada pukul 10.39 WIT pesawat Twin Otter DHC6-400/PK-CDJ, Pilot : Capt Novandi take off dari Ilaga menuju Timika dengan membawa membawa 4 (empat) Jenazah dan Tim SAR Gabungan dan landing di Bandara Mozes Kilangin Timika. 

Keempat jenazah selanjutnya langsung dibawa mobil ambulance menuju RSUD Kabupaten Mimika menggunakan 4 (empat) Ambulance terdiri dari, 2 (dua) ambulance RSUD Kab. Mimika dan 2 (dua) ambulance KKSS Mimika.

Adapun nama-nama korban yang meninggal dunia dalam musibah jatuhnya pesawat Twin Otter DHC6-400/PK-CDC pada 18 September 2019 lalu adalah :

a. Dasep Sobirin (Captain Pilot Twin Otter DHC6-400/PK-CDC);
b. Yudra Tutuko (Co. Pilot);
c. Ujang (Mekanik);
d. Bharada Hadi Utomo (Resimen II Pelopor Bogor/Satgas Nemangkawi 2019) penumpang.

Prosesi evakuasi (SAR) akan dilanjutkan pada hari Kamis tgl 25 September 2019 yang berfokus kepada pencarian black box di seputar lokasi serpihan pesawat PK-CDC.

(Liputan oleh : Wawan, kontributor redaksi Penanegeri di Papua)

Komentar

Berita Terbaru