oleh

Proses Evakuasi Korban Kekejian KKSB (Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata) dari Wamena ke Mimika

PENANEGERI, Mimika – Kontributor Pena Negeri melaporkan bahwa pada hari Kamis, 06 Desember 2018, pukul 10.50 WIT, bertempat di Hanggar Helipad Air Fast Bandara Mozes Kilangin, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua telah berlangsung proses evakuasi korban selamat dan juga korban yang meninggal dunia akibat kekejian gerombolan KKSB (kelompok kriminal separatis bersenjata), yang membunuhi para karyawan pembangunan jembatan di Kali Yigi, Distrik Yall, Kabupaten Wamena pada tanggal 02 Desember 2018 lalu.

Kegiatan evakuasi korban selamat dan korban meninggal dunia ini langsung  dipimpin oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto, di Mimika.

Proses evakuasi setelah di Mimika ini secara lengkap adalah : Pada hari Kamis 6 Desember 2018  pukul 10.50 WIT di Mimika, telah landing (mendarat) 2 (Dua) unit Helly Bell milik Penerbad  dengan membawa 9 orang korban selamat, dan disaksikan langsung oleh Panglima TNI, Kasad, Wakapolri serta jajaran TNI/Polri

Adapun 9 (sembilan) identitas korban selamat adalah :

1) Simon Tandi, 44 Tahun, Wamena-Papua.
2) Batok, 43 Thn,  Wamena-Papua.
3) MESRAN ARIFIN,  41 Th,  Wamena-Papua.
4) Dirro Rombe,  34 Th,  Wamena-Papua.
5) Asem Kogoya, , Wamena-Papua.
6) Endinus Tabuni,  31 Th,  Wamena-Papua.
7) Krisna Tabuni,  2,5 Th ,  Wamena-Papua.
8) Sargi Lokbere,  Wamena-Papua
9) Jhon, .

Kemudian pada pukul 10.52 WIT, 9 (sembilan) orang korban selamat dari kekejian KSB ini turun dari Helikopter, dengan rincian : 1 orang korban Luka-luka dimasukkan mobil ambulan menuju RSMN Caritas untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, dan 8 orang korban selamat menuju Pos TNI-Polri Hanggar Air Fast untuk melaksanakan pemeriksaan medis TNI-Polri.

Selang beberapa saat kemudian pada pukul 11.30 WIT, ke-8 orang yang dalam kondisi sehat kemudian segera dibawa menuju Serayu Hotel dengan menggunakan mobil Bus Polisi dengan pengawalan aparat kemanan.

Kemudian pada pukul 11.50 WIT, telah mendarat 1 unit Helly Bell milik Penerbad dengan membawa 8 (delapan) jenazah, dengan disaksikan langsung oleh Panglima TNI, Kasad, Wakapolri serta jajaran TNI/Polri, untuk selanjutnya dibawa menuju RSMM Caritas dengan menggunakan mobil ambulance dan pengawalan aparat keamanan, guna dilakukan visum dan identifikasi oleh Tim Dokter Forensik Polda Papua.

Kondisi jenazah dilaporkan sebagian sulit dikenali dikarenakan kondisi tubuh yang sudah rusak.

Kemudian pada Kamis (6/12) siang pukul 12.20 WIT, telah mendarat di Mimika pesawat Hercules A-1316 milik TNI AU, yang membawa rombongan Pangdam VXII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, serta Kapolda Papua lrjen Martuani Sormin, serta para korban yang selamat yang berjumlah 14 orang selamat yang telah berhasil diterbangkan dari Wamena menuju Mimika.

Nama-Nama Pekerja PT. Istaka,  yang dievakuasi dalam Kondisi sehat, yang dievakuasi dari Wamena adalah ;

(a). Siman,   24 Th.
(b). Yulius,  25 Th.
(c). Yulman Mangi, , 26 Th.
(d). Nopianus,  18 Th.
(e). Selpianus Marri,   35 Th.
(f). Awan Maulana,  22 Th, teknisi PT telkomsel.
(g). Ahmad Makbul, 50 Th.
(h). Jon Tandi Bua, , 45 Th, tenaga kesehatan, Protestan.
(i). Saleh,  Probolinggo, l
(j). Jimmy Aritonang,  32 Th, Wamena.

Untuk 3 Pekerja PT. Istaka dan 1 Personil Brimob Kondisi luka-luka, (dibawa menuju RSMM Caritas), yakni

(a) Bharatu Wahyu NRP 95100020.
(b) Martinus Sampe,  25 Th.
(c) Jepriyanto,  25 Th.
(d) Ayub,

Data pekerja PT. Istaka dilaporkan sebanyak 28 orang.

Nama-nama korban selamat yang berhasil dievakuasi dengan pesawat Hercules A-1316 dari Wamena ke Mimika pada hari Kamis (6/12) sudah diberitakan di Pena Negeri.

Korban yang meninggal dunia dilaporkan sebanyak 19 orang yang dibunuh oleh gerombolan KKSB di Nduga.

Demikian laporan Kontributor Pena Negeri langsung dari Papua.

(Laporan Berita dan Foto oleh : Wawan, Kontributor Pena Negeri di Papua)  

 

Komentar

Berita Terbaru