oleh

Proyek di Bireuen Belum Juga Ditender

PENANEGERI, Bireuen – Hingga memasuki bulan ke lima setelah pengessahan APBK, sejumlah paket proyek di Pemkab Bireuen belum dilakukan proses tender pihak Unit Kerja Pengadaan Barang Jasa (UKPBJ) pemerintah setempat.

Bahkan di Website resmi lpse.bireuenkab.go.id sendiri, paket proyek tahun anggaran 2019 baru satu paket lelang yang sudah muncul yakni paket Review RTRW Kabupaten Bireuen 2012-2023 dengan total kontrak Rp 799 juta, sementara yang lain muncul di Website tersebut masih tetap proyek tahun 2018 lalu.

Menurut Kabag UKPJB Pemkab Bireuen, Fadhullah yang dikonfiramsi wartawan, Rabu  (15/5) menjelaskan, menyangkut dokumen lelang berupa perencanaan, syarat-syarat kontrak baru dimasukan oleh dinas awal puasa Ramadhan kemarin.

“Usai dokumen lelang dimasukan oleh pihak dinas, selanjutnya kami dari UKPJB langsung melakukan proses pemeriksaan dan melakukan review, selanjutnya baru ditentukan jadwal tayang,” katanya.

Diakui Fadhullah, dengan terlambatnya masuk dokumen lelang, tentu membutuhkan waktu lama untuk melakukan pemeriksaan kembali terkait dokuen tersebut.

Dijelaskannya, Ia optimis kalau bulan Mei ini seluruh paket proyek akan tetap bisa terlelang seluruhnya. Alasannya tak lain karena sejumlah dinas basah seperti Dinas PUPR dan Dinkes serta sejumlah dinas lainnya,  dokumen lelang sudah sampai ke kami UKPJB.

Baca Juga  Punya Nilai Jual, Kapolres Harap Wisata Bantayan Bebas Sampah

“Baru sekitar 70 dokumen paket lelang yang sudah kami terima, selebihnya belum. Namun kita targetkan, bulan Mei ini seluruh paket proyek di Bireuen selesai dilelang,” tandas Fadhullah.

Komentar

Berita Terbaru