oleh

PRT di Bekasi Dalangi Pencurian Uang Majikan Rp 2,2 Miliar dan Emas 1,2 Kg

PENANEGERI, Bekasi – Seorang PRT (Pembantu Rumah Tangga) di Bekasi nekat menjadi dalang pencurian uang majikannya sebesar Rp 2 Miliar.

Pencurian itu dilakukan oleh enam orang tersangka pelaku, empat tersangka pelaku diantaranya termasuk si PRT telah berhasil ditangkap polisi.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito mengatakan, otak aksi pencurian di rumah dan toko itu ialah MS, pekerja rumah tangga, dari majikan si pemilik rumah dan toko tersebut.

Dalam aksi itu, para pelaku menggasak uang tunai sebesar Rp 2,2 miliar dan emas 1,2 kilogram senilai Rp 700 juta milik korban.

“Korban mengalami kerugian uang tunai Rp 2.200.000.000 dan perhiasan emas dengan total sekitar 1,2 kg senilai Rp 700 juta,” kata Kasatreskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito dalam keterangannya, Selasa (27/11/2018).

“Kami amankan satu orang pelaku atas nama MS, yang bersangkutan adalah orang yang bekerja di tempat kejadian perkara ataupun di rumah tersebut.

Keseluruhan ada enam tersangka,” kata Rizal di Mapolres Metro Bekasi, Selasa (27/11/2018).

Dalam kasus itu, MS menginfokan kepada keempat pelaku lainnya berinisial R, H, A, dan N soal letak tempat uang dan barang berharga milik korban di rumah itu.

“Dia (MS) memberitahukan pelaku lainnya bahwa majikannya tidak ada di rumah, dan terdapat tempat-tempat penyimpanan uang serta barang berharga di dalam rumah,” ujar Rizal.

Setelah diberi tahu MS, keempat pelaku lain langsung melakukan pencurian di rumah tersebut, ketika si majikan tidak berada di rumah.

“Dua pelaku yang jadi eksekutor masuk ke dalan rumah lalu mencari uang tunai dan barang berharga yang disimpan di dalam lemari, dua pelaku lainnya berjaga di luar memantau situasi,” kata Rizal.

Usai mencuri uang dan barang berharga milik korban, para pelaku kabur.
Sejumlah barang bukti disita polisi dari para pelaku berupa uang tunai senilai Rp 301.000.000, 12 gelang emas, 2 cincin emas, 2 kalung emas, 1 unit kendaraan Honda Jazz, 1 unit motor Ninja 250-R, 1 motor Honda Beat, 1 ponsel Samsung, 1 ponsel Oppo.

Para pelaku dikenai Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sedangkan dua pelaku lainnya, A dan N, masih diburu. (*)

Komentar

Berita Terbaru