oleh

PT Tegas Nusantara Dinilai Kangkangi Aturan Pemkab Aceh Tamiang

-Aceh-147 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – PT Tegas Nusantara dinilai melanggar aturan yang telah dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang tentang penggunaan alat angkutan hasil Galian C yang berisi larangan bagi para pengusaha stone crusher (pemecah batu) untuk tidak membawa hasil pengolahan dengan menggunakan Mobil Tronton dan Engkel khususnya pada kelas jalan kabupaten.

Akibatnya, warga Kecamatan Tamiang Hulu melayangkan protes kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang yang meminta PT Tegas Nusantara tetap mematuhi aturan untuk tidak menggunakan angkutan jenis Mobil Tronton dan Engkel dalam mengangkut hasil pengolahan di jalan-jalan wilayah Kecamatan Tamiang Hulu.

Salah seorang warga setempat, Zainal Sukri kepada Penanegeri.com membenarkan, bahwa PT Tegas Nusantara, Jumat (10/8) masih menggunakan mobil tronton dalam mengangkut hasil galian C.

Karenanya, terkait persoalan ini, maka hari ini (Minggu) sekitar pukul 14.00 WIB, seluruh Datok se Kecamatan Tamiang Hulu dan warga yang difasilitasi oleh Forkopimcam melakukan rapat di Kantor Datok Penghulu Perkebunan Pulau Tiga, untuk mencari solusinya.

Baca Juga  ‎Jika tak ada Keadilan, Sarbumusi Minta Pemkab Atam Tutup PT Parasawita

“Dalam rapat itu, kami sengaja tidak mengundang pihak perusahaan, karena mereka sudah tidak mengindahkan Surat Edaran Bupati Aceh Tamiang, tentang larangan tersebut,” bebernya.

Disebutkannya, dalam rapat tersebut dihasilkan sejumlah kesepakatan yakni, masyarakat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk menindak tegas PT Tegas Nusantara dikarenakan tidak mengindahkan surat edaran bupati.

Masyarakat mempercayai Forkopimcam Tamiang Hulu untuk menyampaikan hasil rapat ini kepada Bupati Aceh Tamiang. Kemudian, meminta kepada Dinas Perhubungan untuk terus mengawal Surat Edaran Bupati agar jalan/aspal dapat terawat dan tidak rusak. Meminta kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk mencabut izin perusahaan yang tidak mengindahkan surat edaran tersebut.

Lalu, sembari menunggu hasil penyampaian aspirasi ini, masyarakat sepakat untuk menahan diri dari kegiatan-kegiatan yang akan menimbulkan masalah baru berkenaan dengan PT Tegas Nusantara.

Camat Tamiang Iman Suhery, S.STP, MSP yang dihubungi Penanegeri.com melalui telepon, Minggu (12/8) mengatakan, bahwa dirinya telah megetahui persoalan ini.

“Banyak pengaduan dari masyarakat yang masuk baik melalui telepon dan WhatsApp (pesan lintas platform). kita telah menyurati dinas terkait karena sangat riskan sekali timbul konflik antara masyarakat dengan pihak perusahaaan kalau tidak segera diambil langkah penyelesaian permasalahan”, jelasnya.

Baca Juga  Camat Tamiang Hulu : Pedagang Senang Diarahkan untuk Ketertiban

“Kita apresiasi kepedulian masyarakat terhadap jalan. Kita paham, kondisi jalan yang telah baik sebagaimana hari ini adalah hal yg sudah lama mereka idamkan,” tambahnya.

Namun, dirinya juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjauhkan diri dari niat dan sikap untuk bertindak anarkis.

“Ada kami pemerintah daerah. Percayakan kepada kami untuk menyelesaikannya”, tandas Camat yang akrab disapa Bayu itu.

Sementara itu, perwakilan PT Tegas Nusantara, Muhammad Asli, ketika dikonfirmasi Penanegeri.com, Minggu (12/8) mengatakan, bahwa tidak ada komplain dari masyarakat dan yang ada itu hanya sebahagian saja. Karena, perusahaan selalu memenuhi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti perbaikan jalan dan lain sebagainya.

“Yang komplain itu hanya sebahagian saja dan pada umumnya masyarakat tidak keberatan,” tutupnya diujung seluler.

Komentar

Berita Terbaru