oleh

Puluhan Pekerja Asing asal Tiongkok di PT LHI Lhoknga

-Aceh-59 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Pada 15 Januari lalu, pihak Disnaker Aceh menemukan 51 orang pekerja asing asal Tiongkok (China) ilegal yang bekerja di lokasi PT Lafarge Holcim Indonesia (LHI) Lhoknga, Aceh Besar.

“Pada dasarnya mereka memiliki dokumen, hanya saja tak sesuai yakni dokumen yang mereka miliki di jasa konstruksi, tapi faktanya di lapangan mereka bekerja untuk teknisi pembangkit listrik,” demikian dikatakan Kepala Biro Humas Setda Aceh, Rahmat Raden, Sabtu (19/1).

Ia menjelaskan, puluhan pekerja asing ini ditemukan setelah tim pengawasan Disnaker Aceh melakukan pemeriksaan di perusahaan itu, Selasa (15/1) lalu.

“Tindak lanjutnya adalah mereka 51 orang itu diminta untuk menarik diri dari wilayah kerja,” terangnya.

Dari 51 orang pekerja asing itu, sebanyak 25 orang diantaranya diminta pemerintah untuk keluar, sementara 26 orang lainnya diminta untuk melengkapi dokumen yang sah.

“Bukan dideportasi, deportasi adalah kewenangan Imigrasi sementara kita hanya minta keluar dari wilayah kerja,” ungkapnya.

Para pekerja itu, diminta untuk keluar dalam batas waktu hingga Jumat kemarin. Namun pada kenyataannya, mereka tetap tidak keluar atas apa yang diperintahkan.

Baca Juga  Pakaian Adat Papua Warnai Pawai Budaya HUT Bireuen

“Akhirnya kita minta ke 51 orang itu untuk keluar dulu hingga batas sore nanti pukul 18.00 WIB,” jelas Rahmat.

Sore nanti, lanjutnya, pihak Disnaker Aceh akan melakukan simak terhadap puluhan pekerja asing itu di PT LHI Lhoknga dan sebagiannya akan memantau di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) pukul 18.00 WIB nanti.

“Untuk berapa lama mereka sudah ada di Aceh kita belum tahu persis, tapi ditemukan sejak tanggal 15 kemarin, mungkin belum dilaporkan. Informasi yang kita terima operasional di perusahaan itu sudah berhenti sejak pagi tadi karena pengoperasiannya mereka yang tangani,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru