oleh

Puluhan Titik Longsor Ancam Pengguna Jalan Lintas Bireuen – Takengon

PENANEGERI, Bireuen – Sejumlah titik longsor kembali terjadi di Jalan Lintasan Bireuen Takengon, bahkan beberapa titik ruas jalan mengancam keselamatan pengguna jalan, Minggu (20/10).

Titik rawan dan longsor badan jalan mulai terjadi, di kilometer 12 hingga kilometer 27, sementara titik longsor yang mengancam keselamatan dan rawan kecelakaan bagi pelintas itu terjadi di ruas jalan kilometer 23 dan kilometer 24.

“Yang paling parah di kawasan kilometer 23, sebagian badan jalannya amblas dan di kilometer 24, depan Meunasah Dusun Mina, Gampong Krueng Simpo, Juli, badan jalannya juga sebagian amblas,” ujar Syukri A Jalil warga Krueng Simpo, Bireuen kepada Penanegeri.com, Minggu (20/10).

Bila tak segera ditangani, tambahnya maka akan memakan korban, terutama di malam hari, apalagi kawasan jalan tersebut menikung.

Nada yang sama juga diakui sejumlah sopir L 300 minibus, bahkan menurut mereka selama musim penghujan sebagian besar jalan lintasan sering longsor dan amblas.

“Rata-rata jalan lintasan Bireuen – Takengon tidak terdukung dengan parit dan saluran pembuangan, sehingga bila hujan, maka luapan airnya mengalir di atas badan jalan,” sebut Bahagia, seorang sopir L300 Bireuen – Takengon.

Baca Juga  Kapolres Langsa Imbau Pelajar Jauhi Narkoba

Kendati telah dipasangnya garis polisi (police line) dan tanda bahaya, namun beberapa titik longsor, di ruas Jalan Bireuen – Takengon tetap mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Kita berharap pemerintah Provinsi dapat melakukan perbaikan serta pelebaran jalan di sejumlah titik, disamping membangunan saluran yang lebih besar, karena selama ini salurannya terlalu kecil dan sering tertinbun tanah,” harap warga Suka Tani, Juli, Bireuen, Lukman.

Komentar

Berita Terbaru