oleh

Pupuk Subsidi Langka, Komisi III DPRK Aceh Utara akan Panggil PT PIM

-Aceh-51 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Terkait kelangkaan pupuk bersubsidi jenis urea saat musim tanam, Komisi III DPRK Aceh Utara berjanji akan memanggil manajemen PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).

“Pupuk tersebut merupakan kebutuhan utama petani, jika terjadi kelangkaan maka dikhawatirkan berakibat hasil panen nantinya,” sebut Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara, Razali Abu, kepada Penanegeri.com, Selasa (21/1).

Dijelaskannya, terkiat hal itu, dirinya telah berkoordinasi dengan Sekretaris Komisi II Sofyan Hanafiah, yang membidangi pertanian, menurutnya per masa tanam petani Aceh Utara membutuhkan 19 ribu ton pupuk urea namun yang diberikan kuota hanya 9 ribu ton, sehingga petani kekurangan 10 ribu ton pupuk setiap tahunnya.

“Ini artinya kuota dan kebutuhan tidak sebanding, bahkan yang diberikan tidak setengah sampai dari setengah kebutuhan, kami Komisi III akan memanggil PT PIM untuk mempertanyakan alasan kenapa kelangkaan ini terus-terusan terjadi saban tahun saat musim tanam tiba,” ungkap Razali Abu, Politisi Partai Aceh tersebut.

Menurutnya, jika kelangkaan ini terjadi karena faktor minimnya kuota yang diberikan oleh Pemerintah Pusat, maka ini tugas bersama eksekutif dan legislatif memperjuangkan ke pemerintah pusat sehingga ditambahkan kuota pupuk bersubsidi untuk Aceh Utara, yang tentunya juga diperlukan kebijakan Pemerintah Aceh.

Baca Juga  Diterjang Angin Kencang, Rumah dan Tempat Usaha di Bireuen Rusak

“Jika kelangkaannya ada permainan di distributor atau pengecer maka PT PIM harus bertindak tegas, putuskan saja kontrak kerjasamanya dengan distributor bandel karena petani menjadi korban dari permainan mereka,” pungkas pria yang akrab disapa Abu Lapang itu.

Komentar

Berita Terbaru