oleh

Rafael Nadal dan Roger Federer Wakili Eropa di Piala Laver

PENANEGERI, Tenis – Rafael Nadal dan Roger Federer akan menyingkirkan persaingan lama mereka saat mereka bermain untuk mewakili Eropa melawan seluruh dunia dalam turnamen perdana Piala Laver yang dimulai pada hari Jumat (22/9).

Tim Eropa, yang menampilkan dua petenis top dunia Rafael Nadal dan Roger Federer, sangat favorit untuk memenangkan turnamen yang berlangsung selama tiga hari, yang diberi nama oleh Rod Beaver asal Australia, dengan memenangkan 36 gelar Grand Slam.

Tim yang dipimpin oleh Bjorn Borg dan John McEnroe, yang persaingannya sendiri dimulai pada tahun 1970an menampilkan bentuk kontras dalam temperamen dan gaya bermain.

“Saya telah menyaksikan orang-orang ini bermain selama bertahun-tahun, ini akan menjadi akhir pekan yang menyenangkan. Tapi jangan salah, kita di sini untuk menang,” kata Borg kepada wartawan, dilansir Sky Sport, Kamis (21/9).

Di sisi lain petenis nomor dua dunia, Roger Federer, mengecilkan dampak event lainnya, mengatakan bahwa pertandingan dalam waktu singkat dapat ditangani dan memberi kedua tim tersebut kesempatan untuk membangun persahabatan.

“Saya tidak berpikir itu terlalu banyak memakan waktu, jika tidak semua petenis tidak akan berada di sini,” ujar petenis Swiss itu dalam sebuah konferensi pers.

“Petenis terbaik di dunia sangat memilah (turnamen) yang akan mereka mainkan, dan itulah mengapa mereka membuat ini menjadi prioritas. Kami menanti-nantikan momen untuk menjalin persahabatan karena kami bermain bersama dan tidak saling bertentangan untuk melakukan perubahan,” tambahnya.

Eropa jadi favorit

Tim Eropa juga termasuk Alexander Zverev dari Jerman, petenis asal Kroasia Marin Cilic, Austrian Dominic Thiem dan Tomas Berdych dari Ceko.

Tim Dunia menampilkan petenis asal Amerika Sam Querrey, Jack Sock, John Isner dan Frances Tiafoe ditambah petenis asal Australia Nick Krygios dan Denis Shapovalov dari Kanada.

Dengan lima petenis di dalam 10 besar dunia, skuad yang dipimpin Borg Eropa sangat disukai melawan tim dunia yang kehilangan petenis asal Argentina Juan Martin del Potro karena cedera.

“Saya mengharapkan banyak kesenangan, tapi pada saat yang sama saya tahu ini akan menjadi sangat kompetitif,” kata Krygios yang berusia 22 tahun kepada wartawan sembari mengatakan kami adalah underdog.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *