oleh

Raikkonen : Hanya Hal Kecil yang Tentukan Rivalitas Ferrari-Mervedes

PENANEGERI, Formula 1 – Kimi Raikkonen mengatakan “hal-hal kecil” akan menentukan apakah Ferrari bisa terus menantang Mercedes dalam pertarungan gelar Formula 1 musim ini, terutama di paruh kedua.

Sebastian Vettel memimpin klasemen setelah balapan di Grand Prix Hungaria untuk memperpanjang keunggulannya atas Lewis Hamilton di klasemen pembalap menjadi 14 poin, sementara Ferrari berhasil memperkecil jarak dengan Mercedes di klasemen konstruktor, mendekati 39 poin dari rival utamanya.

Beberapa momentum terjadi antara Ferrari dan Mercedes sepanjang musim, menambah keunggulan yang tak terduga dan menarik bagi pertempuran ketat untuk supremasi dua pabrikan itu.

Scuderia tampaknya memiliki keuntungan pada tahap awal 2017 saat Mercedes berjuang untuk mengatasi mobil W08 yang tidak konsisten, terutama dalam mencoba ban Pirellis pada suhu optimum untuk mendapatkan kinerja maksimal.

Masalah ban Mercedes juga menjadi sorotan, ditambah dengan desain ‘wheelbase’ yang lebih panjang, serta hasil buruk di mana Mercedes finish ditempat kedua di Grand Prix Singapura.

Juara bertahan dunia itu kemudian mengklaim tiga kemenangan dalam empat balapan berikutnya setelah menemukan jawaban atas masalah pada mobilnya, namun Ferrari yang menjadi penantang utama bernasib lebih baik di Hungaroring, sebuah sirkuit yan jadi unggulan Mercedes dalam beberapa tahun terakhir.

“Tergantung ban mana yang kita miliki, kondisi cuaca apa yang akan kita hadapi, banyak hal dan bahkan hal-hal kecil yang membuat perbedaan,” ujar Raikkonen dilansir Motorsport.com, Sabtu (19/8).

“Sekarang kita dalam masa liburan dan melihat apa yang terjadi di Spa, tapi jika Anda melihatnya sekarang, tidak akan semudah saat kita di sana seperti di Hungaria. Kita sedang berusaha untuk memperbaiki dan berharap  lebih cepat untuk lintasan selanjutnya,” lanjutnya.

Setelah kemenangannya di Hungaria, Vettel mengatakan bahwa Ferrari telah mengidentifikasi kelemahan mobil 2017 dan memiliki pemahaman yang baik tentang bagaimana mengatasinya untuk mempertahankan peluang juara dalam sembilan balapan yang tersisa.

“Pasti ada beberapa sirkuit yang sesuai dengan kita. Ada daerah di mana kita harus memperbaikinya, terutama di babak kualifikasi, di mana Mercedes memiliki tenaga kuda lebih baik, tapi itu tergantung pada banyak hal. Anda tidak dapat melihat secara murni tata letak sirkuit, ini akan baik untuk kita “atau “Ini akan bagus untuk mereka,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *