oleh

Raikkonen : Saya Telah Buktikan Diri di F1

PENANEGERI, Formula 1 – Raikkonen meraih “pole position” pertamanya sejak tahun 2008 di Grand Prix Monaco dan telah bergabung dengan Sebastian Vettel untuk menempatkan Ferrari dalam perburuan kejuaraan konstruktor, di mana tim tersebut unggul 39 poin dari Mercedes.

Meskipun poin yang dimilikinya saat ini hanya unggul dua poin dari yang dia dapatkan di tahun 2016, pembalap tersebut yakin keadaan dan kecepatan mobilnya tidak mencerminkan kondisi asli.

“Secara pribadi, saya tidak senang dengan hasilnya. Saya ingin memenangkan perlombaan, saya ingin berada di atas sana sepanjang waktu dan belum terjadi tahun ini. Saya tahu kapan semuanya terlihat benar, dan ada beberapa hal yang terjadi dan anda membayar harganya. Saya mengemudi dengan bijak dan tentu memiliki kecepatan, jadi saya tidak khawatir tentang kesalahan di lintasan, karena pengalaman saya membuat saya lebih baik disana,” ujar Raikkonen dilansir Autosport, Selasa (8/8) atas penilaiannya sejauh musim ini.

Ferrari sedang berupaya menjaga Raikkonen dan Vettel, yang telah menjadi rekan satu tim sejak dimulainya musim 2015, untuk tahun depan. Raikkonen sendiri masih malu-malu membahas tentang masa depannya, namun mengatakan bahwa dia telah memberi tahu tim apa yang akan dia lakukan.

“Saya tidak begitu senang di mana posisi yang kami selesaikan, mengingat semua balapan sejauh ini, tapi inilah yang telah kami lakukan kami tidak dapat mengubahnya. Apakah itu cukup untuk mendapatkan yang terbaik di masa depan ? Saya tidak tahu. Kita akan lihat di beberapa titik dan tim tahu apa yang saya inginkan. Pada akhirnya, itu adalah hak mereka untuk memilih yang terbaik,” tambah Raikkonen.

Raikkonen juga mengatakan bahwa dia hanya tertarik untuk bertahan di F1 jika dia bisa bersaing di posisi puncak.

“Satu-satunya tujuan saya adalah melakukannya dengan baik, itulah satu-satunya alasan saya berada di sini, bukan hal lain. Bukan karena saya ingin menjadi bagian dari sebuah tim, tapi ada akhir cerita yang lain. Situasi seperti ini tidak selalu menyenangkan saat tidak berjalan dengan baik, tapi memang begitulah kondisinya,” sambung Raikkonen.

“Hasil yang didapat tergantung pada banyak hal. Bisa dengan kebijaksanaan menggunakan kecepatan atau bahkan strategi dalam tim secara bersama-sama. Kita tidak bisa memprediksi segala sesuatunya,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *