oleh

Ratusan Prajurit Paskhas Terjun Penyegaran di Lanud SIM, 16 Diantaranya Wara

-Aceh-67 views

PENANEGERI, Banda Aceh – Menjadi agenda kegiatan tahunan, prajurit Paskhas se Aceh melakukan terjun penyegaran (Jungar), baik terjun statik maupun free fall di Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (8/2).

Ratusan penerjun yang terdiri dari prajurit Kipan B Yonko 469 Paskhas Lhokseumawe, Kipan C Yonko 469 Paskhas Banda Aceh dan atlet free fall TNI Angkatan Udara (AU) dimana 16 diantaranya merupakan Wanita TNI Angkatan Udara (Wara), sejak pagi hari sudah mempersiapkan perlengkapan, fisik dan mental di apron Lanud SIM.

Dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, satu per satu penerjun memasuki pesawat dan mengudara hingga ketinggian 1200 kaki kemudian melakukan terjun statik sebanyak 2 run. Setelah itu, pada ketinggian 8000 kaki dilaksanakan free fall sebanyak 2 run.

Menurut Danyon 469 Paskhas Medan, Letkol Pas J Sitinjak, kegiatan ini sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan kemampuan, kualitas dan profesionalisme prajurit Paskhas. Dinamakan terjun penyegaran karena diharapkan melalui kegiatan ini setiap prajurit mampu merefresh ataupun mengingat kembali teori dan praktek penerjunan.

Baca Juga  Diduga Dukun Santet, Dua Rumah Warga di Aceh Utara Dibakar
Terjun Penyegaran
(Penanegeri/Hera) : Salah satu penerjun Free Fall sesaat sebelum mendarat di titik yang telah ditentukan, Jumat (8/2).

“Sehingga membentuk prajurit profesional yang selalu siap sedia setiap saat jika dibutuhkan. Sekaligus dalam rangka mencetak atlet free fall agar kedepannya mampu berprestasi dan membanggakan TNI AU secara khusus dan pada umumnya Indonesia baik dalam kancah nasional maupun internasional,” ujarnya.

Hal yang menarik dari terjun penyegaran kali ini, ada sebanyak 16 Wara yang ikut dan baru saja menyelesaikan pendidikan free fall selama tiga bulan di Pusdiklat Paskhas Bandung. Salah satu diantaranya yakni Serda Cut Anzela Ramadayanti yang saat berdinas di Makorpaskhasau.

Menurutnya, menjadi salah satu penerjun free fall adalah sebuah kebanggaan dan kesempatan berharga untuk berprestasi dalam olahraga kedirgantaraan.

“Pertama kali terjun, terasa takut yang luar biasa, namun seiring berjalannya waktu saya sangat menikmati free fall ini,” ungkap Wara berdarah Aceh ini.

Bersama 15 penerjun Wara lainnya, Serda Cut Anzela mengikuti setiap tahap persiapan penerjunan dan hingga saat ini telah mengantongi 40 kali penerjunan yang dilakukan di Bandung, Pekanbaru, Pontianak, Medan dan Aceh.

Baca Juga  Ketua SSB Indonesia Muda Optimis Cetak Bibit Unggul
Terjun Penyegaran
(Penanegeri/Hera) : Prajurit Paskhas tengah memasuki pesawat Hercules untuk persiapan penerjunan statis, Jumat (8/2).

Sementara itu, Danlanud SIM, Kolonel Pnb Hendro Arief mengatakan, terjun penyegaran sebagai bentuk pembinaan prajurit untuk menjaga, mempersiapkan dan membentuk mental serta fisik yang baik.

“Lanud SIM sangat mendukung kegiatan ini, baik dari operasional penerbangan, kesiapaan tenaga medis, dukungan transportasi dan lain sebagainya yang bekerja sama dengan Kipan C Yonko 469 Paskhas dan Bandara SIM,” jelasnya Saat ditemui di apron Lanud SIM.

Junggar ini, sambungnya, juga menjadi daya tarik masyarakat Aceh, khususnya para pelajar baik TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi untuk hadir menyaksikan kemampuan prajurit Paskhas TNI Angkatan Udara.

Oleh karena itu, kesempatan ini dipergunakan untuk mengundang masyarakat agar dapat lebih dekat atau melihat secara langsung terjun penyegaran yang terlaksana di Lanud SIM.

“Ini juga ajang promosi TNI AU ke masyarakat sehingga mereka lebih mengenal, lebih dekat dan mampu meningkatkan kemanunggalan TNI Rakyat di Aceh ini, penerjunan ini juga dilaksanakan pada malam hari,” timpalnya.

Usai kegiatan terjun penyegaran, masyarakat yang hadir mengabadikan momen itu dengan foto bersama para penerjun, bersalaman dan saling berbincang-bincang serta tak lupa untuk memasuki alutsista TNI yang telah berada di apron Lanud SIM yaitu pesawat Hercules TNI AU dan Helly Bell TNI AD.

Komentar

Berita Terbaru