oleh

Ratusan Rider J-Trex ke-3 Dari Luar Aceh Tiba di Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Ratusan rider (pembalap) motor trail dari sejumlah kabupaten/kota serta dari luar Aceh mulai tiba di Bireuen guna mengikuti ajang Juang Trail Expedition (J-Trex) ke-3 tahun 2018, di Bireuen, Jumat (14/12).

Sementara even J-Trex ke-3 tahun 2018 akan dilangsungkan mulai besok, Sabtu dan Minggu (15-16/12) yang dilepas oleh Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos di halaman Pendopo setempat.

Ketua Panitia J-Trex ke-3, AKP Joko Kusumadinata SH SIK didampingi Wakil Ketua Panitia Farhan Husen kepada Penanegeri.com, Jumat (14/12) mengatakan, hingga hari ini jumlah peserta yang sudah mendaftar mencapai 265 rider. Mereka berasal dari berbagai klub motor trail di Aceh dan Sumatera.

“Sebagian besar para rider mulai tiba di Bireuen, mereka menginap di sejumlah hotel, wisma dan penginapan di Bireuen, mempersipakan diri untukajang J-Trex besok,” katanya.

Joko Kusumadinata yang juga Kasat Lantas Polres Bireuen yang juga didampingi Ketua  Bireuen Organization Adventure (Biroad) Community, Farizal Pakisco, Wakil Ketua panitia Farhan Husein dan Azhari menerangkan, event ini digelar tak hanya ajang silaturrahmi para rider.

“Ajang ini juga sebagai adu nyali adrenalin disamping mempromosikan Kabupaten Bireuen dalam sektor wisata serta untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” terangnya.

Untuk tahun ini, panitia juga menyiapakan trek yang yang lebih menantang dari ajang-ajang sebelumnya, sebab rute yang dipilih lebih kepada promosi alam Bireuen.

Untuk mengantisipasi kondisi alam, sambung Joko Kusumadinata, saat ini sedang musim penghujan, panitia telah mempersiapkan berbagai kebutuhan, mengevakuasi para rider dalam hutan, lokasi tertentu termasuk tim medis maupun helper.

Disisi lain Wakil Panitai Pelaksana, Farhan Husen mengatakan, untuk ajang J-Trex tahun ini, panitia menyediakan hadiah utama, tiga unit sepeda motor dan puluhan juta hadiah doorprize.

“Saat ini kondisi penghujan, maka kami dari panitia tetap akan memantau jalur serta menyediakan tim medis, apa lagi jalur yang ditempuh para rider sedikit berbahaya dan memiliki berbagai tantangan yang harus dilewati,” sebutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar