oleh

Refleksi Dua Tahun Saifannur-Muzakkar : Mahasiswa dan Pemuda Bireuen Akan Gelar Aksi Damai Depan Gudung DPRK

PENANEGERI, Bireuen – Dalam rangka refleksi dua tahun kepimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos  dan Dr H Muzakkar A Gani SH, M.Si, mahasiswa dan pemuda Bireuen akan menggelar aksi damai.

Aksi damai bertajuk “Gerakan Aksi 2 September” akan dilakukan di halaman Kantor DPRK Bireuen, Senin (2/9) mendatang.

Aksi damai tersebut sengaja dilaksanakan bersamaan dengan hari pelantikan anggota DPRK Bireuen periode 2019-2024.

“Tujuannya wakil rakyat Bireuen yang dilantik itu agar sama-sama mengawal pemerintahan, sehingga berjalan dengan baik serta benar demi kepentingan masyarakat,” kata Koordinator Aksi Damai Gerakan Aksi 2 September, Muhammad Dian kepada wartawan, Rabu (28/8).

Ia berharap, nanti tidak saling menyalahkan antara legislatif dan eksekutif. Makanya sengaja digelarnya aksi damai bertepatan dengan pelantikan anggota dewan Bireuen yang baru.

Aksi damai ini, sambung Muhammad Dian, dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab moral guna mengawasi pemerintahan Bireuen, nantinya dapat berjalan dengan baik dan bernar serta berpihak kepada kemaslahatan rakyat.

Disamping Muhammad Dian dari Universitas Almuslim (Umuslim), dikesempatan itu sejumlah perwakilan mahasiswa dan pemuda Bireuen juga ikut memberikan komentar tentang rencana aksi itu.

Baca Juga  Di TPS Bireuen Meunusah Dayah, Warga Disambut Pengantin

Untuk Forum Mahsiswa Bireuen (Formab) tampa juga Akhyar Rizki dan Ismail Mubarrak dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Syibran Malasi dari HMI MPO Bireuen, Abdillah dan Aulia Faqrur Razi dari Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, Alhafiz Jeumpa dari Pelajar Islam Indonesia (PII) serta Amsal dari PB HIMABIR.

“Selama dua tahun ini kepemimpinan Saifannur – Muzakkar, perkembangan pembangunan di Kabupaten Bireuen  masih sangat lamban, terkesan jalan ditempat dan belum terlihat perkembangan untuk masyarakat,” katanya.

Disamping itu, visi misi mereka berdua dinilai oleh mahasiswa dan pemuda ini masih jauh panggang dari api, dan belum terlihat realisasinya.

Aksi damai “Gerakan Aksi 2 September” ini murni sebagai bentuk keprihatinan mahasiswa dan pemuda Bireuen menyikapi dua tahun kepemimpinan Saifannur – Muzakkar dan tanpa dimanfaatkan atau ditunggangi oleh pihak manapun.

“Menyahuti ini, tentu kami tidak boleh tinggal diam dan harus bergerak untuk mengingatkannya melalui Gerakan Aksi 2 September. Aksi ini dilakukan demi semat-mata demi  kebaikan kita serta masyarakat Bireuen,” ungkap mereka.

Komentar

Berita Terbaru