oleh

Remaja Putri dan Putra di Bireuen Terjaring Razia Pakaian Ketat dan Celana Pendek

PENANEGERI, Bireuen – Tim gabungan Satpol PP dan Polisi Wilayatul Hisbah (WH), personel Polsek Kota Juang dan Polisi Militer melakukan razia pakaian ketat, di Jalan Bireuen-Takengon, tepatnya depan  Masjid Agung Sultan Jeumpa, Bireuen, Selasa (2/7) sore.

Dalam razai itu, balasan remaja putri terjaring celana ketat, sementara kalangan remaja putra juga  ikut terjaring razia, karena mereka mengenakan celana pendek.

Pantauan Penanegeri.com, setiap masyarakat yang mayoritas remaja putri dan putra yang memakai pakaian ketat dan celana pendek, langsung dihentikan oleh petugas.

Namun beberapa pengendara sepeda motor yang memakai celana pendek dan remaja putri yang memakai celana ketat, sempat berusaha menerobos razia, tapi mereka berhasil dihentikan oleh petugas.

Komandan WH Bireuen, Usman Kelana, Selasa (2/7) mengatakan, mereka yang terjaring razia pakaian ketat, melanggar qanun syariat Islam tentang pakaian ketat atau tidak berbusana Islami.

“Bagi mereka yang dihentikan ini tetap kita nasehati serta memanggil orang tuanya, kedepan kita harapkan tidak lagi memakai pakaian ketat apabila keluar dari rumah, serta melintas di jalan umum,” katanya.

Baca Juga  BKKBN Aceh Gelar Sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK

Razia yang kita laksanakan ini tambah Usman Kelana merupakan penegakan Qanun Aceh, No 11 tahun 2002 pasal 13 tentang Syiar Islam busana muslimah/celana panjang bagi laki laki.

“Selain kita nasehati, bagi mereka yang mengenakan celana ketat kita minta orangtuanya  agar membawa kain sarung,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru