oleh

Retaknya Rumah Tangga, Pemicu Ayah dan Anak Asal Aceh Tengah di Bireuen Terlantar

PENANEGERI, Bireuen – Terlantarnya Ramli A (50) dan anaknya Rosita (5) warga Desa Blang Kekumur, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah yang berhasil ditelusuri Dinas Sosial Bireuen disebabkan faktor broken home.

Sebelumnya, ayah dan anak ini sempat viral dalam kondisi terlantar, di kilometer 26, kawasan Cot Panglima, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Terakhir tim Dinas Sosial Bireuen yakni Kabid Rehabilitasi Sosial, Halidar, S.Sos, Kasi Pelayanan Ery Syah Reza dan beberapa petugas lainnya melakukan penelusuran ke beberapa titik terkait keberadaan keduanya.

Terakhir, Ramli A (50) dan anaknya Rosita (5) asal Aceh Tengah ini sering bermalam di sebuah gubuk, diatas bukit  kawasan kilometer 25 berdekatan dengan bak air di persimpangan jalan.

“Di lokasi ini akhirnya berhasil menemukan bapak Ramli dan anak Rosita yang tinggal disebuah gubuk, dengan kondisi yang sangat memprihatinkan,” terang Ery Syah Reza kepada Penanegeri.com, Minggu (22/12) pagi.

Dari keterangan Ramli, kata Ery Syah Reza, keduanya terlantar akibat retaknya rumah tangga karena faktor broken home.

Baca Juga  Pasca Banjir di Bireuen, Empat Rumah Warga Rusak

Bapak Ramli ini telah menikah sebanyak empat kali, selama pernikahannya itu selalu berakhir dengan perceraian.

“Sedangkan anak yang dibawa bersamanya (Rosita_red) bersama dirinya selama ini merupakan anak dari isteri yang ke empat yang identitasnya belum diketahui,” terangnya.

Menurut Ery Syah Reza, pihaknya akan terus mendalami kasus ini dan mencari keberadaan istrinya dan sanak familinya di Takengon, Aceh Tengah, sehingga anaknya tidak harus ikut terlantar.

Kepala Dinas Sosial Bireuen, Drs Murdani yang dikonfirmasi Penanegeri.com, Minggu (22/12) mengaku, sangat prihatin terhadap ayah dan anak yang terlantar ini, apa lagi anaknya yang masih dibawah umur.

“Kami dari Dinas Sosial akan berkoordinasi dengan instansi terkait, dan segera melakukan tindakan yang tepat untuk menangani permasalahan ini, agar kehidupan ayah serta anak tersebut menjadi lebih layak dan mendapatkan hak – hak yang sama dengan manusia lainnya,” sebut Murdani.

Komentar

Berita Terbaru