oleh

Robert Kubica Tetap Jadi Pilihan Renault ?

PENANEGERI, Formula 1 – Pimpinan tim Renault, Cyril Abiteboul, mengatakan bahwa Robert Kubica mungkin menjadi pilihan bagi tim tersebut pada tahun 2018 setelah pembalap berkebangsaan Polandia itu meningkatkan upayanya untuk bisa kembali berlaga di ajang F1.

Kubica menyelesaikan 90 lap pada hari Rabu (12/7) lalu dalam tes kedua untuk Renault yang dirancang “untuk mengevaluasi kemampuan mengemudinya secara ekstensif” saat ia melanjutkan pemulihan dari cedera yang dideritanya pada tahun 2011 dalam sebuah tabrakan dan mengubah jalan karirnya.

Tes di Paul Ricard datang sebulan setelah ia mengemudikan lebih dari 100 lap di Valencia di mobil E20 2012.

“Yang bisa saya katakan adalah bahwa dia masih cepat, tetap konsisten dan yang lebih penting lagi dia masih memiliki antusiasme yang selalu dia bawa ke tim,” kata Abiteboul di GP Inggris, dikutip odari f1.com, Sabtu (15/7).

Menurutnya, masih terlalu dini untuk membicarakan langkah selanjutnya, saat ini fokusnya adalah mendapatkan hasil maksimal dari paket ujian saat ini. Pihaknya akan memikirkan ajang di tahun 2018 pada waktunya, tapi itu tidak benar.

“Saya tidak ingin mengatakan ya atau tidak, ini tidak seperti sebuah tes, tapi kita belum melihat hambatan yang jelas. Situasinya rumit, kita tidak melakukannya untuk tes lain meski menghasilkan banyak kabar dari media dan meningkatkan harapan. Kami sangat memperhatikan Robert,” tegas Abiteboul sembari mengatakan, dia bisa menjadi pilihan pada tahun 2018 mendatang.

Kubica, mantan pembalap BMW dan Lotus dianggap sebagai juara dunia masa depan sebelum partisipasi satu kali dalam sebuah reli Italia antara tes pra-musim F1 secara dramatis yang mengubah jalannya karirnya.

Hanya tiga hari setelah menetapkan kecepatan pada tes pra musim pembukaan tahun 2011, Kubica menabrak dinding gereja saat reli Ronde di Andora dan mengalami cedera parah pada bagian tangan kanan, lengan dan kakinya. Dia menjalani beberapa jam operasi dan mengalami amputasi parsial pada bagian lengan bawahnya.

Dengan gerakan yang dibatasi dari lengannya dan pada awalnya hal itu membuatnya dilarang mengendarai mobil, Kubica kembali ke ajang kompetitif di World Rally pada tahun 2013 sebelum berlomba di sirkuit lagi tahun lalu.

“Secara fisik, tidak ada masalah. Keraguan saya tentang kemampuan saya telah hilang dengan tes dalam dua hari ini. Saya tidak lagi takut tidak berada di level tinggi tapi tetap ada cara untuk kembali ke F1),” tutur Kubica dikutip dari laman L’Equipe, setelah menjalankan tes pada hari Rabu lalu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *