oleh

Roger Federer Ingin Mengulang Pertandingan ini

PENANEGERI, Tenis – Di belakang kemenangan pada babak perempat final AS Open tahun ini, Roger Federer melihat kembali pertemuan sebelumnya antara dirinya dan petenis asal Argentina Juan Martin del Potro, dengan menyebut pertandingan klasik tahun 2009 sebagai pertandingan yang ingin dia ulang.

“Saya masih tidak merasa yakin, saya meninggalkan pertandingan itu dengan banyak penyesalan, mungkin terasa seperti salah satu pertandingan yang ingin saya mainkan lagi. Rasanya saya mungkin abisa memenangkannya,” kata Federer seperti dilansir Fox Sport, Rabu (6/9).

Kembali di tahun 2009, Del Potro yang berusia sekitar 20 tahun, mengejutkan dunia tenis dengan kemenangan atas Roger Federer yang berstatus juara bertahan AS Open.

Pada saat itulah Del Potro menjadikan dirinya sebagai salah satu bintang tenis dunia, dan sepertinya Federer tidak pernah benar-benar bisa memahami kenapa bisa kalah di pertandingan itu.

“Saya baru saja memiliki semua peluang dalam beberapa saat. Satu-satunya ketika dia benar-benar lebih baik di set kelima. Jelas itu adalah momen yang cukup baik untuk mengalahkan saya. Itu adalah pertandingan yang bagus dan semua orang mengakuinya,” terang Federer.

“Dia masih sangat muda, dia tampil seperti profesional dan mulai memiliki kepercayaan diri. Kami bersaing seperti seorang kelas dunia dan saling memanfaatkan momen. Pada akhirnya, saya harus mengakui kekalahan, tapi masih ada rasa penasaran dalam diri saya, sampai saat ini. Jika memang bisa diulang, saya inginkan pertandingan itu,” lanjutnya.

Kemudian petenis asal Swiss itu ditanya tentang peluangnya pada turnamen AS Open tahun ini, “Saya melangkah ke babak yang lebih besar, ini masih menjadi prestasi yang saya banggakan setidaknya untuk saat ini. Dan untuk tahun ini, saya ingin mencapai final dengan cara yang luar biasa, saya selalu merasa optimis dan ingin membuktikan apapun dalam diri saya,” tambah petenis Swiss tersebut.

“Dunia tenis semakin hari semakin seimbang, ada banyak bakat baru dan mereka benar-benar bisa menjadi pembeda di setiap turnamen. Tapi sebagai yang memiliki pengalaman, ini bisa menjadi tantangan baru untuk saya, mempertahankan apa yang saya yakini,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *