oleh

Roger Federer : Murray Akan Kembali

PENANEGERI, Tenis – Petenis kelas dunia, Roger Federer memberikan dukungan pada Andy Murray yang sedang mengalami cedera agar kembali dan tampil hebat, tapi tidak akan terjadi sebelum Federer menggantikan posisi Murray sebagai petenis nomor satu dunia.

Petenis berusia 35 tahun itu merayakan gelar Wimbledon kedelapannya dan mengakui bahwa ia dalam kondisi yang tidak begitu baik.

“Kepala saya seperti berdengung. Saya tidak tahu apa yang saya lakukan tadi malam. Saya minum terlalu banyak jenis minuman, hanya itu yang saya rasa. Saya tidur selama jam lima, lalu terbangun, dan rasanya benar-benar tidak enak. Beberapa jam terakhir saya merasa sedikit lebih baik. Kami bersenang-senang,” terang Roger Federer seperti dilansir Fox Sport, Selasa (18/7).

Setelah naik ke posisi 3 di belakang kesuksesan Wimbledon, Federer sudah merencanakan untuk merayakan perolehan kembali posisi teratas untuk pertama kalinya sejak 4 November 2012.

“Saya bermain untuk memenangkan gelar pada tahap ini dalam karir saya, tidak begitu banyak hal yang berubah dalam peringkat, kecuali saya sedekat kondisi saat ini. Tapi saya harus memeriksa situasinya, jika layak untuk dijalankan, maka saya harus lebih berhati-hati dalam menjaga kebugaran,” tambah Federer.

Baca Juga  Federer Sebut Rivalnya Tak Pantas Jadi Petenis Nomor Satu Dunia

Murray terlihat terpincang-pincang saat turnamen All England Club pada hari Minggu malam (16/7) lalu, setelah menyaksikan saudaranya, Jamie, memenangkan gelar ganda campuran dengan pasangannya, Martina Hingis.

Dia telah terbang ke Swiss untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis sejak keluar dari kejuaraan pekan lalu dan sedang menunggu hasil tes pada pinggulnya yang bermasalah.

“Kami akan melihat petenis hebat seperti Andy Murray mengalami kemajuan.Dia masih punya waktu bertahun-tahun untuk bermain di level tertinggi jika dia sedang dalam kondisi terbaik,” tambah Federer.

Menurutnya, bukan berarti dia akan lebih baik saat dirinya dalam situasi ini, setidaknya sampai mencapai kondisi tertinggi dan menjadi petenis nomor satu dunia.

“Karena saya masih ingin memenangkan banyak turnamen, dan ini benar-benar menjadi kesempatan saya untuk mendapatkan impian saya. Usia saya sudah lebih dari 30 tahun, dan artinya saya harus lebih cepat mendapatkan apa yang menjadi tujuan saya,” tandas federer.

Komentar

Berita Terbaru