oleh

Rumah Diterjang Angin Puting Beliung di Bireuen Ditangani Darurat 

PENANEGERI, Bireuen – Tiga dari  lima unit rumah milik warga di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen pasca diterjang angin puting beliung akan ditangani secara darurat oleh warga setempat, Rabu (25/9).

Sekretaris Desa (Sekdes) Simpang Mulia, Juli, Bireuen, Rusli mengatakan, penanganannya akan dilakukan dengan cara gotong royong bersama warga masyarakat.

Pasca kejadian rumah yang rusak tersebut adalah rumah Mutia, rumah Nasruddin dan rumah Anwar Husen, serta rumah milik Khaidir juga rumah Abdul Murad.

“Hasil musyawarah perangkat desa dan masyarakat, maka empat unit rumah yang rusak tersebut akan ditangani dengan gotong royong, Nlnantinya masyarakat membantu memperbaiki bagian yang rusak, sehingga bisa ditempati walaupun darurat oleh keluarganya,” katanya.

Sedangkan dua korban yang rumah yang rusak yakni, Khaidir dan Abdul Murad selama ini menempati rumah guru SD yang kosong dan merupakan bangunan SD yang terbakar saat konflik, bangunan ini tidak dibangun lagi.

Kata Rusli, pasca kejadian angin puting beliung, tim dari Dinsos Bireuen serta camat sudah datang mengunjungi korban sambil membawa bantuan masa panik.

Baca Juga  Walikota Langsa Lepas Pawai Takbir Idul Fitri 1440 H

“Begitu kejadian dan informasi disampaikan ke camat, camat bersama Polsek dan lainnya langsung ke lokasi kejadian sambil membawa bantuan masa panik,” sebutnya.

Dibagian lain, sejumlah perangkat desa setempat mengharapkan, adanya bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga miskin di desa itu.

“Setidaknya membangun rumah layak huni bagi warga yang belum memiliki rumah sendiri, terutama korban angin puting beliung ini,” harapnya.

Komentar

Berita Terbaru