oleh

Rumah Geuchik di Aceh Utara Dirusak, YARA Minta Polisi Usut Tuntas

-Aceh, Peristiwa-167 views

PENANEGERI, Aceh Utara – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Kabupaten Aceh Utara mendesak pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus perusakan rumah Geuchik Gampong Trieng Pantang, Kecamatan Lhoksukon, Hasanuddin yang terjadi, Selasa (29/10) siang.

Kepala Perwakilan YARA Aceh Utara Iskandar mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, pelaku pengrusakan diduga warga desa setempat. Selain rumahnya dirusak, korban juga mengaku mendapatkan ancaman.

“Kita mendesak penegak hukum untuk menindak pelaku yang sudah bertindak diluar kewajaran dengan merusak rumah Geuchik Hasanuddin. Kami mengutuk kejadian ini. Pelaku kami minta ditindak tegas sesuai undang-undang yang berlaku,” tegas Iskandar kepada wartawan, Rabu (30/10).

Akibat kejadian ini, sambung Iskandar, 4 lembar kaca ruang tamu dan kamar pecah. Geuchik Hasanuddin hingga saat ini belum berani untuk pulang ke rumah karena khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Geuchik Hasanuddin sudah khawatir tidak berani pulang lagi ke rumah. Untuk itu, kami berharap polisi segera menangkap pelaku, apalagi perusakan rumah itu mengunakan senjata tajam (parang),” timpalnya.

Baca Juga  Terkait Pelabuhan, Jokowi Respon Surat Walikota Langsa

Terpisah, Geuchik Hasanuddin saat dikonfirmasi awak media mengatakan, ibu kandungnya Aisyah berada di rumah itu saat pelaku melakukan aksi pengrusakan. Sementara dirinya sedang mengikuti acara sosialisasi produk halal yang diadakan oleh MPU di Lhoksukon.

Rumah dirusak kaca pecah
(Penanegeri/Istimewa) : Kondisi rumah Geuchik Hasanuddin usai dirusak.

“Saya dapat telepon dari adik saya dan bendahara Gampong memberitahukan kabar ini. Setelah itu saya langsung pulang ke rumah. Sampai di rumah, saya melihat jendela rumah sudah berantakan dengan pecahan kaca berserakan di lantai,” tuturnya.

Tidak menunggu lama, Hasanuddin mengajak ibu kandungnya untuk membuat laporan secara resmi ke SPKT Polres Aceh Utara. Menurut Hasan, pelaku pengrusakan rumahnya itu berinisial A (26).

“Setahu saya, keluarga saya tidak pernah bermasalah dengan dia (pelaku). Saya langsung membuat laporan ke Polres dengan menghadirkan saksi atas nama Habibah (47). Saya benar-benar tidak dapat menerima perlakuan ini,” tambahnya.

Hasan berharap kepada pihak kepolisian untuk benar-benar menindaklanjuti perkara yang menimpa diri dan keluarganya. Ibu kandungnya juga mengaku trauma dengan peristiwa terssbut.

“Sampai saat ini saya tidak tahu apa penyebabnya, apa masalahnya sehingga pelaku berani merusak rumah saya, mengancam ibu saya dan mengancam akan membunuh saya,” tandas Hasanuddin.

Komentar

Berita Terbaru