oleh

Saat Ditertibkan Pengemis di Kota Bireuen Pukul Petugas

PENANEGERI, Bireuen – Seorang pengemis perempuan berusaha memukul petugas dari Dinas Sosial dan Satpol PP saat dilakukan penertiban gepeng atau pengemis yang terus berkeliaran di pusat Kota Bireuen, Minggu (29/9).

Saat itu, sejumlah pengemis yang berada di kawasan Bundaran Simpang Empat Bireuen dan di sejumlah warung serta pertokoan ikut di razia dan angkut petugas.

Namun seorang pengemis perempuan yang ikut mengemis di kawasan Simpang Empat tersebut berusaha melawan dan memukul petugas di perutnya ketika hendak dinaiki ke mobil petugas.

Kepala Dinas Sosial Bireuen, Drs Murdani melalui Kasie Pendamping Sosial, Erry Syahreza SP kepada Penanegeri.com, Minggu (29/9) mengatakan, razia yang dilakukan hari ini mengamankan tujuh orang, sebagian berusaha menghindar saat dilakukan razia.

“Saat dirazia tadi, seorang petugas sempat dipukul dibagian perut oleh seorang pengemis perempuan saat akan diamankan,” katanya.

Para pengemis yang berhasil dijaring razia hari ini, dua orang dari Syamtalira Bayu, Aceh Utara, dua orang warga Syamtalira Arun.

Selain itu satu warga dari Jangka Buya Pasi, Kecamatan Jangka, Bireuen, dua orang warga Peuneulot, Simpang Mamplam, seorang diantaranya balita berusia 3 tahun yang ikut dibawa saat mengemis.

Baca Juga  Antisipasi Kelangkaan, Pertamina Tambah Kuota Elpiji 3 Kg di Aceh

“Usai tertibkan dan amankan petugas, seluruh pengemis ini kita dibawa ke kantor Dinsos Bireuen. Seluruhnya kita nasehati dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya,” katanya.

Selanjutnya, seluruh pengemis itu kita kembalikan kepada keluarganya, dan apabila kedepan mereka ini kedapatan lagi, maka akan kita berikan sanksi.

“Rata – rata yang kita amankan ini sebagian  pengemis yang sudah ditertibkan bulan lalu, hanya beberapa pengemis yang terlihat baru datang ke Bireuen,” sebutnya.

Komentar

Berita Terbaru