oleh

Saat Razia, Satlantas Polres Bireuen Amankan Sepmor Hasil Curian dari Aceh Tengah

PENANEGERI, Bireuen – Satuan Reserse Kriminal Polres Bireuen berhasil mengidentifikasi satu unit sepeda motor curian milik warga Aceh Tengah yang diamankan saat razia Satlantas Polres setempat.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah SIK kepada Penanegeri.com, Jum’at (20/12) mengatakan, sepeda motor Honda Beat warna hitam tersebut diamankan Satlantas saat razia, di Jalan Medan – Banda Aceh, tepatnya di kawasan desa Cot Puuk, Gandapura, Bireuen, Rabu (18/12) lalu sekira pukul 11.30 WIB.

“Saat berlangsungnya razia, personil lalulintas Bripka Taufi Kurrahman sempat memberhentikan laju sepeda motor tersebut yang dikendarai oleh remaja bersama dan rekannya saat melintas,” ujarnya.

Rezki Kholiddiansyah menambahkan, saat diminta menunjukkan SIM dan STNK, keduanya terdiam sambil melempar satu unit kunci T kearah petugas, lalu keduanya berusaha melarikan diri kearah gampong, dan meninggalkan sepeda motor tersebut dilokasi.

“Petugas berusaha mengejar keduanya, namun kedua remaja itu menghilang setelah lari melalui lorong kecil dikawasan Gandapura,” ungkapnya.

Setelah dilakukan koordinasi dengan Sat Reskrim Polres Aceh Tengah, ternyata sepeda motor tersebut milik  Angguna Elpa (35) pegawai RSU Datu Beru, warga Desa Kebayakan, Aceh Tengah dan itu sesuai dengan  laporan polisi nomor LPB/113/XII/2019/SPKT.

Berdasarkan laporan, sepeda motor tersebut hilang diteras rumahnya, korban sendiri mengetahui hilangnya sepeda motor miliknya itu saat baru pulang dari RSU Datu Beru, tempat Ia bekerja, Rabu (11/11).

“Saat itu, suami korban keluar dan hendak melaksanakan salat ashar, namun sepeda motor yang terparkir diteras rumahnya telah raib sekitar pukul 15.55 WIB,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *