oleh

Said Sani : Ada Tiga Hal Yang Menjadi Perhatian Bersama

PENANEGERI, Gayo Lues – Wakil Bupati Gayo Lues, H Said Sani mengungkapkan, ada tiga hal yang perlu menjadi perhatian bersama, diantaranya, Peningkatan Sumber Daya Manusia, Menurunkan Tingkat Kemiskinan serta Meningkatkan Perekonomian Daerah.

Ungkapan itu disampaikan Said Sani, saat membacakan sambutan Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru pada Sidang Paripurna DPRK Gayo Lues, Tentang Rancangan Anggaran Belanja Kabupaten Tahun Anggaran 2019, yang berlangsung di Gedung DPRK setempat, Selasa (27/11).

Selain itu, kata Said, ada beberapa hal lain yang perlu direalisasikan bersama dalam sidang ini, seperti penerapan Syariat Islam, mutu pendidikan, peningkatan perekonomian masyarakat, kerjasama internasional dan PBB serta lainnya.

Pasalnya, Rancangan APBK 2019 ini, merupakan upaya strategis Pemerintah Daerah terhadap pengesahan dan persetujuan Pemerintah Pusat.

“Dengan penghasilan daerah yang terbatas, tentunya kita masih bergantung pada Pemerintah Pusat. APBK 2019 mengacu pada Money of Programs. Dimana setiap anggaran harus terprogram secara rinci,” paparnya.

Wakil Bupati Gayo Lues ini juga menekankan, dalam sidang ini, juga harus dibahas mengenai kerjasama Pemerintah Daerah dengan PT Bank Aceh serta Koperasi Tawar Sejuk.

“Mengenai pengelolaan wilayah gang tengah yang ada ditengah-tengah Kota Blangkejeren, juga harus kita bahas mengenai anggaran pembebasan lahan atau tanahnya. Hal ini bertujuan, untuk kemajuan serta penataan dan peremajaan Kota Kabupaten, agar terlihat lebih indah dan layak,” pungkasnya seraya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan DPRK yang telah menggelar Sidang Paripurna tentang RAPBK tahun 2019.

Sebelumnya sebagai pembuka, Ketua DPRK Gayo Lues, H Ali Husin menyampaikan, bahwa Sidang Paripurna ini berpedoman pada Keputusan DPR RI, Peraturan, Qanun Wilayah Aceh serta Peraturan Daerah yang telah disepakati.

Rancangan APBK yang akan disidangkan hari ini, sudah dibahas dengan setiap SKPK. Mudah-mudahan semua dapat tertampung dalam APBK Tahun 2019 mendatang.

“Marilah kita berusaha meletakkan pembangunan ini sebagai mana mestinya, dengan harapan bisa sejajar dengan Kabupaten lain di wilayah Aceh, terutama mengenai tingkat kemiskinan. Kami juga berharap, kepada rekan-rekan anggota dewan bisa memperhatikan mengenai hal tersebut,” sampai Ali Husin.

Komentar

Berita Terbaru