oleh

Sampah Sisa Pedagang Berserakan di Pekan Seruway

-Pena Berita-111 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Pusat pasar tradisional Pekan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang dihiasi sampah dari sisa-sisa pedagang yang berserakan. Kondisi itu mewarnai kegiatan peninjauan lapangan anggota Komisi D DPRK Aceh Tamiang di pasar tersebut, Jumat (25/8).

Sekretaris Komisi D, Irma Suryani, M.Kes kepada Penanegeri.com mengatakan, sampah yang berserakan diantara pedagang di Pekan Seruway membuat pasar tersebut terlihat kumuh dan jorok. Bahkan secara kesehatan sangat tidak layak untuk dilakukan kegiatan jual beli di pasar bersejarah tersebut karena bau sampah sangat menyengat dan tempat berkumpulnya kuman.

“Sampah yang berserakan disetiap sudut pasar, membuat saluran air (drainase) juga tersumbat akibat sampah yang menumpuk,” ujarnya.

Dikatakannya, masalah penanganan sampah di pasar tradisional Seruway sebetulnya bukan hanya terletak pada persoalan kesadaran warga dan pedagang, tapi juga harus diimbangi dengan adanya ketersedian bak penampung yang memadai, sehingga sampah yang dihasilkan dari aktvitas para pedagang tidak dibuang secara sembarangan seperti sekarang.

“Dari segi kesehatan, sampah yang menumpuk dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit diantaranya, diare, disentri, kolera, tifus, hepatitis dan penyakit lainnya. Jika sampah ditimbun akan menimbulkan bau tidak sedap sehingga mengganggu pernapasan serta aktivitas pedagang dan pembeli tidak akan terasa nyaman,” sambung Irma.

Sementara, Sekretaris Camat (Sekcam) Seruway, Cakra menyebutkan, salah satu fajtor menumpuknya sampah karena tidak tersedianya tempat pembuangan akhir (TPA) di sekitar pasar dan kurangnya tenaga kebersihan.

“Saat ini hanya ada dua orang petugas di lapangan untuk membersihkan seluruh sampah yang ada di pasar. Disamping itu minimnya container sampah,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan HidupĀ  Aceh Tamiang, Hendra yang ikut mendampingi Komisi D turun kelapangan menyampaikan, pihaknya segera membersihkan sampah dengan doser, kedepan akan diusulkan penambahan tenaga kerja serta akan menambah container sampah.

Adapun Komisi D DPRK Aceh Tamiang yang turun meninjau kelapangan, yakni Irma suryani, Salbiah, Siti Zaleha dan Saiful Sofyan. Kehadiran wakil rakyat ini berkat adanya laporan dari warga masyarakat terkait banyaknya sampah yang berserakan di pusat Pekan Seruway namun jarang dibersihkan oleh petugas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *