oleh

Sandiaga Uno mencapai 1500 Titik Blusukan di Rumah Makan Dada Tuna Bakar di Sorong

PENANEGERI, Sorong — Sandiaga Salahuddin Uno akhirnya memecahkan rekor atas namanya sendiri, blusukan ke 1500 titik di seluruh Indonesia.

Sandi berkeliling Indonesia untuk menyerap aspirasi masyarakat, sejak Agustus tahun lalu dipilih Prabowo Subianto sebagai calon Wakil Presiden pasangannya dalam pesta demokrasi pemilihan presiden 2019.

Sandi memecahkan rekornya sendiri saat berkampanye di DKI Jakarta. Museum Rekor Indonesia (MURI), memberi predikat pemegang rekor Indonesia bahkan dunia, blusukan seribu titik selama satu tahun.

Sandi tidak bisa menyembunyikan harunya. Acara titik ke 1500 itu secara kebetulan ada di titik penutup kegiatannya hari itu, setelah satu harian bertemu masyarakat Manokwari dan Sorong Papua Barat.

“Akhirnya tercapai juga seribu lima ratus titik. Ini hari istimewa. Apalagi titik ini tercapai di rumah makan Dada Tuna Bakar di Sorong Papua Barat. Makan malam di UMKM, yang menjadi fokus Prabowo Sandi dalam menggerakkan ekonomi rakyat. Ini momen yang tidak akan pernah saya lupakan,” terang Sandi Rabu (27/3/2019).

Menurut Sandi dari berbagai kunjungannya ke berbagai wilayah di Indonesia, mereka ingin ada perubahan, khsusnya harapan soal harga-harga yang stabil terjangkau dan terciptanya lapangan pekerjaan juga penyediaan serta kesempatan lapangan kerja bagi anak negeri.

“Masyarakat ingin adanya perubahan. Mereka ingin di dengar, diperhatikan oleh pemimpinnya. Saya menganggap ini adalah perjalanan spiritual, perjalanan silaturahmi dengan para saudara-saudara saya di seluruh pelosok negeri, sebuah pengalaman yang menggetarkan,” ucap Sandi.

Sebagai penanda 1500 titik, mantan pengusaha ini bedoto bersama dengan simpatisan dan relawannya yang memegang satu-satunya spanduk 1500 titik Sandiaga Uno.

Ketika ditanya wartawan titik mana yang paling berkesan dari 1500 kunjungannya, Sandi menjawab, “ya di rumah makan Dada Tuna Ini yang menjadi titik yang tidak akan saya lupakan. Di sinilah saya berhasil menembus titik ke 1500,” terang Sandi. (Red)

Komentar

Berita Terbaru