oleh

Sat Narkoba Polresta Banda Aceh Ringkus Dua Pengedar Sabu

PENANEGERI, Banda Aceh – Personel Opsnal Unit I Sat Res Narkoba Polresta Banda Aceh, berhasil meringkus dua tersangka pengedar narkotika jenis sabu di Komplek Perumahan Dosen, Desa Rukoh, Kecamatan Syah Kuala, Aceh Besar, Kamis (19/9), sekitar pukul 19.10 WIB.

“Kedua tersangka itu adalah AR (46) warga Batu Nusa Kambangan, Desa Tembakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap dan AD (39) warga Jalan Tgk Chik Dipasie Desa Limpok, Kecamatan Darussalam Aceh Besar,” sebut Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, ST, melalui Kasat Res Narkoba, AKP Boby Putra Ramadan Sebayang, SIK kepada Penanegeri.com, Jumat (20/9).

Dijelaskannya, selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa satu buah bungkusan plastik warna bening yang berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0.70 gram dari tersangka AD.

Lalu, lanjut Kasat, enam buah bungkusan plastik warna bening yan berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3.37 gram dari tersangka AR dan uang sebesar Rp 500.000.

Baca Juga  Imigrasi Langsa Gagalkan 60 TKI Ilegal

Pengungkapan itu, sambung Kasat Narkoba, berdasarkan informasi dari masyarakat. Kemudian, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka AD yang saat itu sedang melakukan transaksi jula beli sabu kepada tersangka AR.

Setelah dilakukan penggeledahan badan dari tersangka AD berhasil disita barang bukti narkotika sabu dengan berat bruto 0.70 gram. Menurut pengakuan tersangka sabu itu diperoleh dengan cara dibeli seharga Rp 500.000 dari tersangka AR.

Kemudian, petugas melakukan penggeledahan di dalam rumah tersangka AR dan ditemukan barang bukti narkotika berupa enam buah bungkusan plastik sabu seberat 3.37 gram.

“Berdasarkan pengakuan tersangka AR barang bukti narkotika jenis sabu tersebut dibeli dari WJ (DPO). Saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan di ruangan Unit I Sat Res Narkoba Polresta Banda Aceh guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru