oleh

Satgas Pamtas Yonif 320/BP membantu pembuatan pengairan ke desa Nanga Bayan

PENANEGERI, Nanga Bayan, Kalimantan Barat – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 320/BP membantu pembuatan saluran utama pipa air ke lingkungan masyarakat Desa Nanga Bayan, Kecamatan Ketungau Ulu, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat hari Rabu (18/7).

Komandan Satgas Pamtas Yonif 320/BP Letkol Inf Imam Wicaksana ketika dihubungi dari Jakarta mengatakan kini warga masyarakat Desa Nanga Bayan sudah dapat menikmati air bersih untuk kegiatan sehari-hari.

“Pos Nanga Bayan Yonif 320/BP yang dipimpin Lettu Inf Kanthir melaksanakan pembuatan saluran utama pipa air ke lingkungan masyarakat Desa Nanga Bayan karena selama ini masyarakat mengambil air langsung dari sungai tanpa sistem pipa,” katanya.

Menurut dia, selain menjaga perbatasan Negara RI-Malaysia, Pos Nanga Bayan Yonif 320/BP di desa Nanga Bayan juga membantu kesulitan warga masyarakat dengan membantu membuatkan sistem pengairan menggunakan pipa.

“Gagasan berupa sistem pengairan menggunakan pipa ini diprakarsai oleh Komandan Pos Pamtas Lettu Inf Kanthir,” ulasnya lagi.

Sebelum gagasannya disampaikan kepada warga Desa Nanga Bayan, kata dia, ide itu telah mendapat persetujuan dari pimpinan.

“Beberapa waktu yang lalu saya menerima laporan dari Danpos Desa Nanga Bayan bahwa masyarakat desa apabila mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari harus bersusah payah berjalan jauh ke sumber air sehingga Danpos merencanakan pembuatan sistem pengairan menggunakan pipa,” katanya.

Secara terpisah, Danpos Desa Nanga Bayan Lettu Inf Kanthir melalui pesan singkat kepada PenaNegeri hari Rabu (18/7) mengaku merasa sudah menjadi bagian dari warga desa, sehingga muncul ide atau gagasan tersebut.

“Saya merasa kasihan dengan warga masyarakat Desa Nanga Bayan terutama ibu-ibu dan anak-anak yang harus bersusah payah mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari.Lalu saya laporkan kepada atasan bahwa kami ingin membantu membuatkan pengairan dengan sistem pipa. Saya bersyukur disetujui dan mulai hari ini air sudah dapat mengalir ke rumah-rumah warga desa,” katanya.

Kini, sekitar 50 warga desa Nanga Bayan sudah dapat menikmati air untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.(wawan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *