oleh

Satgas Raider 300 Kembali Membongkar Ladang Ganja di Papua

PENANEGERI, Keerom – Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, yang dipimpin oleh Pasi Intel Satgas Raider 300 Lettu Inf Yudha Hanggara melaksanakan pembongkaran ladang ganja di wilayah Kampung Kalilapar, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, hari Senin (17/02/2020).

 

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno S.I.P dalam release tertulisnya di Kabupaten Keerom, hari Selasa (18/02/2020).

Dari informasi yang diperoleh merupakan hasil dari pengembangan pemilik kebun ganja atas nama L (35) yang sebelumnya ditangkap oleh Tim Patroli Satgas Yonif Raider 300/Bjw, pada hari Jumat 14 Februari 2020 lalu, diketahui bahwa di daerah Kampung Kalilapar masih ada ladang ganja yang ditanam.

Dengan sigap Pasi Intel Satgas Yonif Raider 300 Bjw, Lettu Inf Yudha Hanggara dengan kekuatan 8 Personel dan Tim dari BNN Jayapura yang dipimpin oleh Kabid Pemberantasan Narkoba AKBP Imam Safi’i serta Satgasban Intel bergerak ke lokasi yang di informasikan terdapat 2 lokasi ladang ganja.

Dari kesabaran Tim Gabungan menelusuri hutan yang berada di wilayah Kampung Kalilapar akhirnya di lokasi pertama ditemukan ladang yang di tanami pohon ganja sebanyak 34 batang, selanjutnya Tim berangkat menuju lokasi kedua dan menemukan pohon ganja sebanyak 39 batang, selanjutnya Tim Gabungan mencabut seluruh pohon ganja yang ada di 2 lokasi lahan ganja tersebut, terdiri dari :

Sejumlah 73 batang pohon ganja yang terdiri dengan ukuran :
– 8 batang pohon ganja dengan ukuran 2 Meter.
– 15 batang pohon ganja dengan ukuran panjang 1 Meter.
– 36 batang pohon ganja dengan ukuran 40 Cm.
– 14 batang pohon ganja dengan ukuran 25 cm.

Selanjutnya barang bukti pohon ganja tersebut langsung dimusnahkan oleh Tim Gabungan di Pos Kalilapar Satgas Raider 300 atas hasil koordinasi Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw dan Kabid Pemberantasan Narkoba.

Semoga dengan pemberantasan narkoba ganja ini dapat menimbulkan efek jera terhadap pelaku-pelaku yang menyalah gunakan Narkotika, sehingga di wilayah Papua menjadi aman dari masalah narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) tersebut. (Pen/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *