oleh

Satpol PP dan WH Lhokseumawe Jaring Puluhan Pelanggar Syariat Islam

-Aceh-38 views

PENANEGERI, Lhokseumawe – Sedikitnya 42 pengendara sepeda motor terjaring dalam razia pakaian ketat yang digelar Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Lhokseumawe, Senin (5/8).

Setelah diamankan, mereka yang terdiri dari 20 wanita dan 22 laki-laki itu didata dan diberikan nasihat serta diberikan kain sarung gratis. Mereka dinasihati agar tidak mengulangi lagi memakai pakaian ketat.

Kepala Satpol PP dan WH, Lhokseumawe, Irsyadi kepada wartawan mengatakan, razia yang turut dikawal aparat kepolisian itu dilaksanakan untuk penegakan hukum syariat Islam sesuai dengan Qanun Aceh.

“Kita selalu mengimbau agar tidak memakai pakaian ketat. Tetapi saat dilaksanakan razia, selalu ada yang terjaring. Razia ini terus dilakukan sepanjang masih ada warga yang tidak mematuhi aturan dengan mengenakan pakaian muslim dan muslimah,” kata dia.

Untuk menjaga syariat Islam, Irsyadi mengimbau laki-laki tidak mengenakan celana pendek yang memperlihatkan lutut, begitu juga kaum wanita tidak berpakaian ketat membungkus tubuh. Ia juga meminta para orang tua agar berperan menjaga anaknya agar tidak melanggar syariat Islam.

Baca Juga  Hingga Hari Ketiga, Titik Kampanye Terbuka di Bireuen Masih Kosong  

Sebagaimana diketahui, berpakaian ketat atau berbusana tidak sesuai kriteria umat Islam telah diatur dalam Qanun Nomor 11 Tahun 2002. Setiap pelanggar hanya dilakukan pembinaan. Qanun tersebut tidak mengatur denda atau penindakan hukuman.

Komentar

Berita Terbaru