oleh

Scott Redding Gantikan Sam Lowes di Aprilia

PENANEGERI, Moto GP – Pembalap berkebangsaan Inggris, Scott Redding, diatur untuk menggantikan rekan senegaranya Sam Lowes sebagai pembalap Aprilia pada tahun 2018.

Tim Redding saat ini, Pramac Ducati, mengkonfirmasi pada tengah pekan lalu bahwa ia tidak akan mempertahankan si pembalap untuk musim ketiga berturut-turut tahun depan, dengan tim tersebut malah ingin mengamankan jasa Jack Miller di motor keduanya.

Itu telah membuat masa depan Scott Redding di Moto GP semakin mengambang, karena mantan runner-up Moto2 itu dikaitkan dengan kemungkinan kembalinya ke Marc VDS Honda sekaligus peralihan ke World Superbike.

Tapi Redding sekarang diperkirakan akan berada di samping Aleix Espargaro untuk tim Aprilia musim depan, dimana pembalap berkebangsaan Italia itu siap memutuskan untuk berpisah lebih awal dengan Sam Lowes.

Datangnya Lowes ke kelas utama balap motor grand prix terjadu pada awal 2015, dan dia menyelesaikan transisi dari Moto2 tahun ini setelah berada dua musim di kelas menengah. Tapi pembalap asal Inggris itu telah mengalami awal yang sulit untuk karirnya di kelas utama Moto GP.

Dia telah dibayangi oleh rekan satu timnya yang lebih berpengalaman, Espargaro, yang menimbulkan keraguan tentang apakah dia akan tetap bertahan di tim Aprilia untuk dua musim berutur-turut.

Aprilia juga mengadakan pembicaraan dengan Alvaro Bautista dan Danilo Petrucci – karena Redding saat ini di Pramac – tentang kemungkinan menggantikan peran Lowes untuk tahun 2018, namun keduanya menolak tawaran tersebut.

Jelang Moto GP Brno akhir pekan lalu, manajer balap Aprilia Romano Albesiano mengatakan bahwa Lowes masih harus membuktikan dirinya sebelum masa depannya dianggap aman, namun tim tersebut ingin “memberinya lebih banyak kesempatan”.

“Kami (Aprilia) paham dengan sulitnya balapan tahun ini, semuanya memiliki peluang dan tidak ada waktu untuk pengujian apapun,” kata Romano Albesiano dikutip dari laman Motorsport.com, Sabtu (12/8).

“Semua sedang dalam tahap perkembangan dan evaluasi, semua pembalap sedang menguji diri di setiap lintasan, jadi hasilnya semakin ketat. Pembalap kami juga sedang berjuang, tapi pada akhirnya, hasil selalu jadi penentu,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *