oleh

Sebanyak 58 Berkas CPNS di Bireuen Tidak Memenuhi Syarat

PENANEGERI, Bireuen – Dari 5.124 berkas Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang masuk, sebanyak 5.077 berkas telah dilakukan verifikasi tim Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bireuen, sementara 58 berkas tidak memenuhi syarat.

Dari jumlah itu, 47 berkas diantaranya tidak dapat dilakukan verifikasi, alasanya perlu dikonsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XIII Provinsi Aceh.

Kepala BKPSDM Bireuen, Mawardi S.STP, M.Si melalui Kabid Pemberhentian, Penerimaan dan Informasi, Azhari didampingi tim verifikasi kepada Penanegeri.com, Jumat (6/12) menjelaskan, jumlah pelamar CPNS seluruhnya yang memilih formasi Bireuen mencapai 5.124 pelamar, 5.077 diantaranya sudah rampung verifikasi.

“Namun ada 58 berkas tidak memenuhi syarat, 47 berkas CPNS juga perlu dilakukan konsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional XIII Provinsi Aceh serta harus menunggu surat ederan dari Jakarta,” ujarnya.

Alasanya, tambah Azhari, ke 47 berkas yang perlu dikonsultasi dengan BKN karena umumnya lulusan S1 Program Studi PKK, namun mereka  memilih formasi guru prakarya.

Baca Juga  Setelah Panen Padi, Petani Pesisir Kuala Bireuen Beralih Tanam Semangka

Sementara, lanjutnya, ketentuan dalam pengumuman penerimaan CPNS tahun ini, untuk formasi tersebut merupakan lulusan S1 program studi kerajinan, sehingga perlu dilakukan dikonsultasi kembali dengan pihak BKN.

Diakui Azhari untuk menghindari kekeliruan dalam verifikasi, maka pihaknya harus melakukan konsultasi dengan BKN Aceh, sehingga nantinya diperoleh kententuan sehingga tidak timbul masalah kemudian hari.

“Untuk menghidari kekeliruan dalam verifikasi, baik berkas yang tidak lengkap maupun  berkasnya tidak memenuhi syarat, maka perlu kita konsultasi kembali kepada BKN, sehingga tidak terjadi kendala nantinya,” terangnya.

Disamping itu, timpal Azhari, untuk 57 berkas CPNS yang tidak memenuhi syarat atau belum lengkap, karena tidak melampirkan akreditasi ijazah dan kekurangan lainnya, itu tetap akan diumumkan 16 Desember depan.

“Bagi setiap pelamar diberi kesempatan tiga hari, agar dapat melengkapi berkas yang tidak lengkap, sedangkan bagi pelamar yang ijazahnya tak sesuai dengan fomasinya, maka hal itu  tidak bisa diperbaiki kembali,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru