oleh

Sebar Hoax, Polisi Tangkap Seorang PNS di Abdya

PENANEGERI, Banda Aceh – Tim gabungan Polda Aceh dan Polres Abdya mengamankan seorang PNS di Abdya karena menyebarkan berita bohong (hoax) di media sosial. Ia diamankan, Sabtu (25/5) malam setelah polisi menjemputnya di rumah.

Dir Reskrimum Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito mengatakan, pria itu berinisial KM (44), PNS Kantor Camat Kuala Batee yang merupakan warga Kecamatan Jeumpa, Abdya. Ia ditangkap atas penyebaran hoax dan provokasi yang dilakukan di medsos terkait aksi unjuk rasa 22 Mei di Bawaslu, Jakarta.

“Yang bersangkutan diamankan atas dugaan penghinaan (pencemaran nama baik) atau menyebarkan hoax untuk menimbulkan rasa benci yang melanggar Pasal 45 ayat 3 dan/atau Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Eelektronik (ITE),” ujarnya.

Setelah ditangkap di rumahnya, KM pun langsung diamankan ke Mapolres Abdya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam penangkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa sebuah handphone yang digunakan pelaku untuk menyebarkan hoax tersebut. Untuk diketahui, penyebaran hoax yang dilakukan dengan menyebarkan video singkat ke medsos.

Baca Juga  Ini Harapan RUAE DPRA Kepada Industri Migas di Aceh

“Tindak pidana itu diduga dilakukan KM melalui postingan video dan postingan kata-kata ujaran kebencian terhadap Kepala Negara (Presiden) serta unsur SARA melalui akun Facebook miliknya atas nama Masyadi Manggeng pada 23 Mei lalu,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan mengaku memang telah menyebarkan unggahan itu. Ia pun mengaku tidak ada maksud dan tujuan untuk menghina dan tidak berpihak kepada pasangan calon presiden atau wakil presiden Republik Indonesia mana pun.

“Sampai saat ini yang bersangkutan sedang dilakukan proses penyidikan lebih lanjut guna mengetahui apa motifnya melakukan tindak pidana tersebut,” tambahnya.

Komentar

Berita Terbaru