oleh

Sebelum Belajar, Kadis PK Bireuen Serukan Gerakan Berwudhu bagi Siswanya

PENANEGERI, Bireuen – Salah satu upaya pendidikan berkarakter bagi siswa, maka gerakan berwudhu sebelum proses belajar mengajar di sekolah sangat perlu terapkan.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Drs Muhammad Nasir M.Pd  kepada Penanegeri.com, Minggu (8/3) dalam rangka membentuk siswa yang lebih baik kedepan.

“Gerakan berwudhu sebelum belajar di sekolah, salah satu upaya pendidikan karakter siswa yang sangat baik, apalagi wudhu ini syarat untuk salat,” katanya.

Berwudhu tambah Muhammad Nasir bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi belajar, disamping upaya mencegah berbagai macam penyakit, termasuk terhindar dari paparan virus carona yang mulai menyebar, termasuk ke Indonesia.

“Pendidikan ini juga mengantisipasi ketakutan anak-anak. Belakangan mereka tahu informasi dari berita di televisi, terkait virus corona.

Maka dengan peran guru mengarahkan mereka, dan meminta agar tidak perlu khawatir, sebab berwudhu itu salah satu pola hidup bersih,” terangnya.

Gerakan berwudhu sebelum belajar ini diberlakukan secara serentak seluruh sekolah dalam lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen.

Program ini disambut baik seluruh sekolah, dan dapat memanfaatkan fasilitas sekolah serta fasilitas tempat ibadah atau sungai terdekat dengan sekolahnya masing-masing.

“Kita berharap gerakan berwudhu sebelum belajar dan praktek lain, seperti memberi salam sapa, membaca yasin, jumat bersedekah, tahfidz alquran, akan menjadi budaya di sekolah di Bireuen,” pintanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *