oleh

Sejak Beredar Kabar Virus Corona di Bireuen, Harga Masker Mulai Naik

PENANEGERI, Bireuen – Sejak beredarnya kabar tentang merebaknya virus corona di Indonesia, permintaan masker di sejumlah apotik dan swalayan di Kabupaten Bireuen mulai tinggi.

Bahkan informasinya, harga masker kini mulai mahal dibandingkan harga sebelumnya, bahkan kini dijual mulai dari Rp 2000 sampai Rp 3000 perlembar.

Sementara, saat sebelum virus corona merebak di seluruh dunia, harga masker di Bireuen masih diperoleh dengan harga Rp 500 perlembar terutama merek Diapro.

“Sekarang harganya sudah mulai mahal, bahkan untuk satu kotak masker merek Diapro berisi 50 lembar naik, malah sudah sulit diperoleh,” ujar Zulfikar seorang penjaga apotik di Bireuen, Rabu (4/3).

Sedangkan sejumlah apotik obat lainnya, stoknya mulai kosong dan belum terkirim dari Medan, Sumetara Utara.

Menurut sejumlah warga masyarakat Bireuen kepada Penanegeri.com mengaku, sepakan terakhir maskernya sudah mulai sulit didapatkan.

“Meksi ada persediannya, tapi dibeberapa toko obat lainnya dalam kota Bireuen harganya sudah mencapai Rp 3000 lembar, kalau sebulan lalu harganya hanya Rp 500 hingga Rp 1000 perlembar,” ujar Dahlan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *