oleh

Sejumlah Kombatan GAM Menolak Hasil Muswil DPW PA Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Sejumlah mantan Kombatan GAM mempertanyakan hasil pemilihan Ketua DPW PA Bireuen,  Darwis Jeunieb periode 2019-2024 yang ditetapkan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil), di Aula Wisma Bireuen Jaya, Kota Juang, Bireuen, Minggu (27/10).

Pasalnya, setiap pemilihan baik partai lokal dan nasional, maka calon incumbent harus tetap membuat laporan pertanggungjawabannya sebelum dilaksanakannya Musyawarah Wilayah (Muswil).

Hal itu dikatakan mantan Kombatan GAM, Sufri alias Boing didampingi Adli Tjalok, mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) kepada wartawan di Kafe Break, Sabtu (27/10).

“Kami dan sejumlah mantan kombatan GAM lainnya juga tidak mendapat undangan saat Muswil. Kami juga menilai pencalonan Ketua DPW PA Bireuen tidak terbuka,” katanya.

Boing menambahkan, kami bukan menolak bila Tgk Darwis Jeunieb terpilih sebagai ketua DPW PA Bireuen. Namun dalam aturannya, bagi setiap calon dari ketua incumbent itu harus membuat laporan pertanggungjawaban.

“Sedangkan Tgk Darwis Jeunieb sendiri sudah menjabat sebagai Ketua DPW PA Bireuen sejak 2009 lalu. Yang anehnya lagi, saat pendaftaran calon Ketua DPW PA Bireuen tidak dibuka,” timpal Boing.

Baca Juga  Locomotive Cafe Legal dan Bermanfaat

Meskinya, dengan adanya keterbukaan, Partai Aceh yang kita cintai bersama dapat kembali berjaya di masa mendatang, dan hasil perolehan kursi di DPRK dan DPRA tidak menurun.

“Yang jelasnya kami atas nama kombatan GAM menolak hasil Muswil tersebut karena bertentangan dengan AD/ART Partai Aceh,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru