oleh

Sekda Bireuen: Keuangan Desa Hendaknya Berdampak Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

PENANEGERI, Bireuen – Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dana desa, maka seluruh Kepala Desa (Keuchik) membuat baliho yang mengindikasikan besaran anggaran gampong yang dikelola setiap tahunnya.

Hal itu dikatakan Bupati Bireuen diwakili, Sekda Bireuen Ir Zulkifli Sp saat membuka sosialisasi Peningkatan Kapasitas Unsur Pemerintah Gampong Terkait Tata Kelola Pemerintahan Gampong Tahun 2019, di Aula Setdakab Lam Bireuen, Senin (18/3).

“Dengan pengelolaan keuangan gampong yang baik, maka diharapkan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan sekitar 5,1 persen, serta mampu menurunkan angka kemiskinan dibawah 14, 31 persen juga menurunnya tingkat pengangguran dan  harus mampu meningkatankan indek pembangunan manusia 71,6 persen,” sebutnya.

Dikatakan Zulkifli, Pemerintah Kabupaten Bireuen tetap berkomitmen tinggi guna mensukseskan implementasi undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa.

“Ini diwujudkan dengan menerbitkan peraturan bupati, setiap awal tahun berjalan. Dengan adanya peraturan bupati ini akan menjadi acuan bagi pemerintah gampong dalam melaksanakan perencanaan, pelaksanaan dan pengelolaan keuangan gampong,” katanya.

Dijelaskan, sejumlah program pimpinan daerah yang dilaksanakan oleh pemerintah gampong, diantaranya pembangunan rumah layak huni bagi kaum duafa, program pengelolaan sampah dan program penghijauan di gampong.

Baca Juga  Kesetrum Listrik saat Ambil Layang, Remaja Peusangan Bireuen Meninggal

Pemerintah Gampong di Kabupaten Bireuen tahun 2019 sambung Sekda, akan mengelola anggaran-anggaran dengan rincian sebagai berikut, ADG Rp 83.649.242.359.80.

Lalu Dana Desa (DD) Rp 453.997.662.000, selanjutnya dana BHPDRD Rp 3.287.385.599 dengan jumlah Rp 540.934.289.958.80, rata-rata masing gampong Rp 888.233.645.25.

“Kegiatan ini kita harapkan dapat meningkatkan kompetensi aparatur gampong dalam memahami aturan-aturan,  berkaitan dengan pengelolaan keuangan gampong dan  berdampak pada meningkatnya kualitas pemanfaatan dana desa,” harap Sekda.

Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Unsur Pemerintah Gampong Terkait Tata Kelola Pemerintahan Gampong Tahun 2019 tersebut diikuti oleh Keuchik dari 17 Kecamatan dengan dua gelombang, mulai pagi hingga sore harinya.

Selama kegiatan itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana Bireuen (DPMGPRB) dengan menghadirkan beberapa pemateri, diantaranya Kapolres Bireuen, Kejaksaan Bireuen serta dari pemerintah setempat.

Komentar

Berita Terbaru