oleh

Sekda Bireuen : PID Merupakan Upaya Percepat Penanggulangan Kemiskinan

PENANEGERI, Bireuen – Program Inovasi Desa (PID) disetiap kabupaten/kota merupakan upaya dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan dalam desa melalui pemanfaatan dana desa (DD) secara berkualitas.

Hal itu dikatakan Sekda Bireuen, Ir Zulkifli Sp yang mewakili Wakil Bupati Bireuen, DR H. Muzakkar A. Gani SH, M.Si saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas peserta dari Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID), di Aula Hotel Bireun Jaya, Selasa (13/11).

“Program ini sebenarnya dapat mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa dengan memberi rujukan inovasi pembangun desa. Disamping pengembangan potensi ekonomi lokal, dan kewirausahaan, sumberdaya manusia serta infrastruktur atau sarana,” katanya.

Inovasi, kata Zulkifli akan membuat perubahan besar bagi desa, dan sumber daya manusia semakin bersaing, infrastruktur juga akan menjadi lebih baik, dengan cara tidak langsung pergerakan ekonomi di desa akan berimbas pada perubahan dan putaran ekonomi di Kabupaten Bireuen.

“Saya berharap dengan program ini mampu memicu dan munculnya inovasi pertukuran ekonomi masyarakat di Bireuen semakin membaik kedepan,” harapnya.

Baca Juga  Ini Kata Sekda Bireuen Saat Terima Pendemo

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Bireuen, Bob Mizwar S.STP, M.SI dalam arahnnya mengatakan, pelatihan TPID di Bireuen berlansung selama 3 hari, diikuti sebanyak 68 orang dari 17 kecamatan.

Sasaran utama, implementasi kegiatan ini akan difasilitasi kembali dalam menggali potensi desa untuk dikembangkan, sehingga dapat meningkatkan SDM, wirausaha, infrastruktur ekonomi desa.

“Kegiatan ini salah satu bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana desa (DD), sebagai investasi untuk peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat desa,” sebutnya.

Selama kegiatan ini berlangsung, pihaknya melibatkan sejumlah pemateri dari dinas terkait, tenaga ahli P3MD/PID serta sejumlah pemetari lainnya.

Komentar

Berita Terbaru