oleh

Sekjen PBB Serukan Hentikan Pertempuran di Yaman

PENANEGERI, Internasional – Sekjen PBB menyerukan agar diakhirinya semua bentrokan bersenjata, dan serangan udara di Yaman. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres, telah menyerukan kepada semua pihak yang bertikai di Yaman untuk melakukan ceased fire atau penghentian serangan.

Sekjen PBB mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang adanya “peningkatan tajam” pertempuran bersenjata dan serangan udara di ibukota, Sana’a, dan bagian lain dari negara yang dilanda perang tersebut, dalam beberapa hari terakhir ini.

“Ambulans dan tim medis tidak dapat mengakses makanan dan kebutuhan lainnya. Pekerja bantuan tidak dapat melakukan perjalanan dan menerapkan program penyelamatan kritis pada saat jutaan orang Yaman bergantung pada bantuan untuk bertahan hidup,” kata pernyataan Sekjen PBB tersebut yang dilansir dalam laman resmi situs berita PBB, hari Minggu 3 Desember 2017.

Orang-orang Yaman, yang sudah terjebak dalam krisis kemanusiaan terbesar di dunia. Konflik dan blokade yang dilakukan pada tanggal 6 November dan masih belum sepenuhnya dicabut – telah menyebabkan kekurangan pasokan kritis yang signifikan, terutama makanan dan bahan bakar, dan mengakibatkan kenaikan harga, membatasi akses terhadap makanan, air bersih dan perawatan kesehatan.

Baca Juga  UNICEF: 10 juta orang Anak-anak di Yaman Butuhkan Bantuan Segera

“Sekretaris Jenderal menyerukan dimulainya kembali semua impor komersial yang mendesak, yang tanpanya jutaan anak-anak, perempuan dan laki-laki berisiko kelaparan, penyakit dan kematian,” demikian bunyi pernyataan yang digarisbawahi tersebut.

Kepala PBB terus menyerukan kepada semua pihak untuk bertengkar mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum humaniter internasional, dengan pernyataan tersebut menekankan: “Sangat penting bahwa orang-orang dilindungi, bahwa orang-orang yang terluka mendapat akses yang aman ke perawatan medis, dan bahwa semua pihak memfasilitasi akses kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa. ”

Lebih dari dua tahun konflik tanpa henti antara Pemerintah dan kaum Houthi di Yaman, yang merupakan negara termiskin di dunia Arab, telah menghancurkan kehidupan jutaan orang di Yaman.

Untuk itu karena dilanda konflik, maka Yaman membutuhkan dukungan kemanusiaan atau perlindungan, dengan sekitar 9,8 juta orang memerlukan bantuan darurat.

Sekretaris Jenderal PBB menegaskan kembali bahwa tidak ada solusi militer untuk konflik Yaman. Sekjen PBB mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik tersebut dengan sungguh-sungguh untuk merevitalisasi perundingan inklusif mengenai penyelesaian politik. (*)

Komentar

Berita Terbaru