oleh

Selain Penganiayaan, Pelaku Juga Terlibat Sabu dan Pencurian Walet

PENANEGERI, Bireuen – Hasil pemeriksaan sementara di Mapolres Bireuen, ke lima tersangka yang terlibat penganiayaan putra Waka Polsek Kota Juang, ikut terlibat sabu-sabu dan pencurian walet.

Kelima pelaku yang diamankan itu masing-masing, FR (19) warga Gampong Lhok Asan, Geudong, Aceh Utara, RI (23) Gampong Reuleut, Kota Juang, Bireuen.

Lalu FR (23) warga Gampong Ujong Blang, Lhoksemawe dan  SS (30) warga Gampong Sah Raja, Pante Bidadari, Aceh Timur serta RF (20) warga Gampong Alem Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

Kasat Resnarkoba Polres Bireuen, Ipda M.Nazir SH kepada Penanegeri.com, Sabtu (24/11) mengatakan, ke lima pelaku penganiayaan anak Waka Polsek Kota Juang, Bireuen sudah kita amankan.

“Hasil pemeriksaan dan penggeledahan badan terhadap ke lima tersangka, satu diantaranya, RZ mencoba menghilangkan BB, dengan cara menelan plastik yang berisikan sabu-sabu,” katanya.

Menurut M Nazir, dari plastik narkotika jenis sabu yang dikunyah RZ tersisa 1 paket jenis sabu dalam mulutnya sudah hancur dikunyahnya.

“Diduga pelaku juga bagian dari komplotan pencurian sarang burung walet. Sementara untuk korban pemukulan sudah membuat laporan ke SPKT Polres Bireuen,” terangnya.

Selain diamankan barang bukti berupa linggis, satu tang potong, tang monyet dan sangkur. Tim juga menyita gunting, obeng,  kunci T, rencong, timbangan digital, satu sarung senjata serta 7 sarang walet.

“Disamping tersangka, kami juga mengamankan 1 paket narkotika jenis sabu seberat 0,12 gram, 4 dompet warna hitam, 1 buah hp android merk xiaomi, 1 unit hp nokia warna biru, 1 unit hp maxtron warna hitam,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru