oleh

Selain Uang, Polisi Amankan Barang Bukti lain dari Pelaku Pembobol ATM di Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Pasca ditangkapnya empat pelaku pembobol sejumlah box mesin ATM di kawasan Bireuen, tim Polres Bireuen telah mengamankan uang serta sejumlah barang bukti lainnya, Jumat (17/4).

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Dimmas Adhit Putranto SIK menjelaskan, selain barang bukti satu unit mobil Rush, pihaknya juga mengamankan sejumlah hp, tiga kartu ATM BNI serta dua kartu ATM BRI.

“Disamping itu barang bukti lain satu tang buaya, satu pahat mata tipis, satu besi lempengan, lalu uang jutaan rupiah, satu lembar STNK dan barang bukti lain,” ujarnya

Kata Dimmas Adhit Putranto, kalau kawat itu sendiri menurut keterangan mereka digunakan untuk menarik uang yang tersangkut di mesin ATM dengan gagang yang telah di isolatip.

Selama pergerakan mereka ke Bireuen, komplotan ini menggunakan dua unit kendaraan minibus, yakni mobil Avanza dan Rush dan sering menginap di hotel di kawasan Kota Bireuen.

“Kalau mobil Avanza sendiri sedang dicari tim lapangan, selama aksi mereka lakukan itu, semua tersangka ini memiliki peran masing-masing, ada bertugas sebagai sopir, dan ada khusus berperan masuk ke ATM,” sebutnya.

Sedangkan yang lainnya, ikut mengawasi dari luar, sehingga orang lain tidak bisa masuk ke ATM saat mereka beraksi. Seluruh ATM yang menjadi sasaran mereka ini tetap di kawasan sepi.

Komplotan ini, sambung Kasat Reskrim tidak hanya empat orang, tetapi berdasarkan keterangan mereka yang tertangkap ini, mereka semuanya sembilan orang, dua orang diantaranya perempuan, dan yang baru tertangkap satu orang perampuan berinsial Lam alias Gita.

“Lam alias Gita warga Setia Budi, Medan Selayang, Medan, Sumatera Utara ini saat diamankan ini mengaku belum menikah, termasuk satu perempaun lain yang ikut bersama komplotan mereka juga belum menikah,” jelasnya.

Hasil dari keterangan tersangka berinisial Jerr, di Mapolres Bireuen, selama aksi pembobolan dilakukan secara berulang kali. Setiap kali aksi mereka ini berhasil, mereka kembali ke Medan untuk membagi uang-uang yang mereka bobol itu.

“Mereka ini sudah berulangkali bolak-balik Medan-Bireuen. Di Bireuen sendiri mereka sering menginap di dua hotel, dan pergerakan mereka juga tidak ada yang mencurigai,” tambah Kasat.

Diberitakan sebelumnya, tim Polres Bireuen berhasil mengamankan empat pelaku yang terlibat melakukan pembobolan lima mesin ATM bank nasional, di kawasan Bireuen, satu diantaranya merupakan wanita.

Ke empat pelaku ditangkap di dilokasi dan tempat yang berbeda, yakni  seorang pelaku tangkap di Kabupaten Singkil, Subulussalam, tiga pelaku lain di ciduk Tapanuli Tengah setelah pengembang pelaku yang ditangkap pertama.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *