oleh

Selundupkan Sabu ke Lapas Narkotika Langsa, Seorang IRT Diamankan 

PENANEGERI, Langsa – Akibat menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Lapas Narkotika Langsa, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) CF (37) warga Gampong Rantau Panjang, Kecamatan Rantau Selamat, Aceh Timur diamankan sipir Lapas.

Kepala Lapas Narkotika Langsa, Yusrizal, SH, Kamis (28/11) menuturkan, sabu tersebut akan diberikan kepada tiga orang napi yakni YU, JA dan AM. Dimana, upaya penyeludupan sabu itu dilakukan sekira pukul 14.00 WIB dan saat itu pelaku menyaru sebagai tamu untuk mengunjungi salah seorang warga binaan atas nama YU.

Namun, ketika dilakukan penggeledahan oleh sipir perempuan di pintu pemeriksaan, ternyata dalam celana dalam pelaku terdapat benda mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan secara itensif, diketahui benda mencurigakan itu adalah narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam plastik putih.

Lanjut Yusrizal, ketika menjalani penggeledahan petugas di pintu pemeriksaan, pelaku yang datang dengan seorang anak perempuan yang berusia sekitar 5 tahun, berupaya mengelabui petugas dengan mengatakan bahwa benda pada celana dalamnya adalah pembalut halangan.

Baca Juga  DPW PAKAR: Wacana Pembelian Mobil Dinas Baru Bupati Bireuen Pemaksaan Kehendak

Namun alasan itu tidak membuat kecurigaan petugas hilang, sehingga melakukan penggeledahan secara menyeluruh. Akhirnya ditemukan barang bukti sabu yang disembunyikan dalam celana dalam seberat lebih kurang 25 gram atau satu siku.

“Setelah kejadian itu, kita melaporkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ini ke Mapolres Langsa yang ditindaklanjuti langsung oleh Kasat Narkoba Polres Langsa, Iptu Wijaya Yudi Stria Putra, SH dan selanjutnya pelaku dan napi tujuan penyeludupan, kita serahkan ke penyidik Polres Langsa untuk proses hukum,” terang Yusrizal.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Langsa, menyampaikan, pihaknya akan melakukan penyidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

“Saat ini barang bukti sabu, bersama IRT pelaku dan napi tujuan sabu kita amankan ke Mapolres Langsa untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru