oleh

Sempat Langka Dipasaran, Warga Serbu Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg di Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Akibat sering adanya pasokan dan terjadi kelangkaan dipasaran sepekan terakhir, warga menyerbu pangkalan gas elpiji ukuran 3 kg, kawasan Reuleut, Kota Juang, Bireuen, Senin (1/4) sore.

Menurut sejumlah warga kepada Penanegeri.com mengaku, sejak beberapa hari belakangan ini gas elpiji ukuran 3 kilogram sulit didapat, bilapun ada harganya mencekik leher.

“Bila sudah masuk di pangkalan seperti ini, maka warga harus antri berdesakan. Tapi kalau kami beli di kios pengecer harganya mencapai Rp 27 ribu, itupun kalau ada stoknya,” ujar Halimah, salah seorang ibu rumah tangga warga setempat.

Hal senada juga diakui oleh Safrawi, warga lainnya. Menurutnya, selama ini gas elpiji ukuran 3 kilogram memang sulit didapat, bahkan mahal tidak sesuai dengan harga het.

Seharusnya, dinas terkait di Pemkab Bireuen tidak membiarkan kondisi ini terjadi masyarakat, apalagi saat ini seluruh barang ikut naik.

“Selama ini ada kesan pembiaran, bila tidak ada indikasi pembiaran, tentunya dinas terkait menertibkan kios-kios atau pangkalan gas elpiji yang nakal.

Baca Juga  40 Napi Rutan Lhoksukon Masih Buron

Yang anehnya, orang kaya dan pedagang besar pun ikut membeli gas ukuran 3 kg, sehingga warga miskin tidak kebagian.

“Jadi untuk apa juga dinas yang ikut menangani masalah ini, kesanya tidak perlu tahu, sementara masyarakat terus dikorbankan, jadi apa fungsi mereka selama ini,” katanya.

Komentar

Berita Terbaru