oleh

Sempat Terlantar di Bireuen, KPB Ikut Bantu Memulangkan Satu Keluarga Asal Medan

PENANEGERI, Bireuen – Fitriani Rinanda (24) bersama dua anaknya, Zahrul Fuadi (5) dan seorang bayi berumur 1,5 tahun, warga ke Batu Bara, Medan, Sumatera Utara yang sempat terlantar di Bireuen akibat kehabisan ongkos, akhirnya dibantu Komunitas Kami Peduli Bireuen.

Koordinator Kami Peduli Bireuen, Bripka Deni Putra SE MM kepada Penanegeri.com, Senin (16/12) mengaku, menurut keterangan, mereka ini baru tiba dari Takengon, Aceh Tengah dan ingin pulang ke Batu Bara, Medan, namun kehabisan ongkos dan terpaksa bermalam di kawasan Masjid.

“Menurut pengakuan Ibu Fitriani Rinanda ini, mereka baru menginap semalam di Masjid, dan ingin pulang ke Batu Bara, Medan tapi kehabisan engkos untuk pulang,” katanya.

Melihat kondisi keluarga ini, lanjut Deni Putra, kami merasa sedih, apalagi anak-anaknya masih kecil dan selanjutnya kami lansung berkordinasi dengan Dinas Sosial Bireuen.

Kami juga berusaha melacak keluarganya di Batu Bara, guna memastikan dengan keluarganya disana, terakhir Kami Peduli Bireuen dan Dinas Sosial mengantarnya ke terminal dan ditunggulanginya ongkos untuk mereka selama perjalanan ke Batu Bara.

“Alhamdulillah, keluarga ini langsung diberangkatkan dengan sebuah bus untuk pulang ke Batu Bara, Medan, Sumatera Utara siang harinya,” sebut Deni Putra.

Sebelumnya, Fitriani Rinanda dan kedua buah hatinya itu berangkat dari Takengon, lalu turun di Bireuen terlantar di seputaran Masjid Agung Sultan Jeumpa, Bireuen dan harus bermalam di Masjid tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *